
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Pagi hari nya,wildan masih tertidur sambil tersenyum senang. Dia sudah menjadikan laras menjadi miliknya,dikamar hotel ini dia sudah mengambil hal paling berharga dari laras.
Wildan masih memejamkan matanya,dia meraba ke tempat tidur nya yang berada disampingnya. Kemudian wildan mengernyitkan dahinya,dia bingung karena tidak ada laras disampingnya. Dia membuka matanya mencari bercak darah di sprei yang ditiduri nya,berharap apa yang dilakukan tadi malam adalah nyata
"aah...." de*sah wildan yang merasakan cairan didaerah celana boxer yang dipakainya akibat mimpi bercinta dengan laras,ternyata semalam hanya lah mimpi. Membuat wildan merasa lesu,tapi dia kembali tersenyum saat mengingat kalau laras mencium nya lebih dulu walaupun hanya kecupan saja tapi itu merupakan awal yang bagus menurutnya
Wildan langsung bangkit dan berjalan ke arah kamar mandi,dia harus segera bersiap-siap untuk menghadiri pesta pernikahan Nadya dan steve. Setelah selesai mandi dan memakai kemeja yang pantas ,dia berjalan dengan wajah yang berseri-seri. Hatinya merasa senang,karena ciuman pertama yang diberikan oleh laras pada nya.
Laras dan keluarga nya sudah berada diruangan pesta ,wildan menatap wajah laras yang terlihat semakin cantik dengan polesan make up yang tidak terlalu tebal apalagi gaun yang dipakainya juga pas di tubuhnya.
__ADS_1
Wildan menatap wajah laras sambil tersenyum ,dia membayangkan jika semalam adalah nyata pastinya dirinya akan sangat bahagia. Tapi ternyata semua hanya mimpi,mimpi percintaan yang benar-benar membuatnya ingin melakukannya dengan cepat.
"kau sedang membayangkan apa?" tanya steve yang kini sudah berdiri dibelakang wildan
"eh....selamat ya,sudah resmi menikahi Nadya..." ucap wildan mengalihkan perhatian steve
"terima kasih,tapi sepertinya kau menyukai laras ya?sangat terlihat diwajah mu saat ibu menolak untuk ikut bersama kami,kau terlihat senang" jelas steve membuat wajah wildan tersenyum dan memerah
"berusaha lah,aku yakin laras pasti akan menyukai mu juga. Berikan dia waktu agar bisa menerima mu,paling tidak berikan kenangan yang terindah. Jadi walaupun dia tidak mencintaimu maka dia memiliki kenangan yang indah saat bersama mu "jelas steve
"ya....kau benar,terima kasih atas saran nya kakak ipar" ucap wildan membuat steve tersenyum tipis mendengar kata kakak ipar dari mulut wildan
__ADS_1
Pesta pernikahan berjalan sempurna dan sesuai dengan rencana,besoknya Nadya dan steve kembali ke kota dan meninggalkan laras bersama ibu juga bibik dirumah wildan.
Nadya dan steve sudah berada dirumah yang diberikan oleh steve sebagai tempat tinggal mereka,steve harus kembali ke luar negeri dimana rumah istri pertama nya berada. Nadya mengantarkan steve ke bandara menggunakan mobil yang diberikan oleh steve,steve mengecup kening dan bibir Nadya dengan lembut
"jangan kemana-mana,aku ingin kau dirumah saja menjadi istri yang baik....pergi lah berbelanja dan mengunjungi teman mu tapi teman wanita ,jangan kembali ke club. Kalian bertemu diluar saja,aku akan menghubungi mu dan pulang dengan mendadak....jaga kepercayaan ku,ingat itu ya..." jelas steve dengan lembut membuat Nadya tertawa pelan,baru ini dia mendengar steve banyak bicara dan melarang nya. Hatinya merasa senang,dia mengangguk dan kembali membalas kecupan di bibir steve
"aku akan mengatakan kemana aku akan pergi dan memberikan buktinya pada mu,kamu jangan khawatir...aku tidak akan kembali ke club" jawab Nadya
Steve pun pergi meninggalkan Nadya, dia kembali ke negara nya. Dia ingin mengurus perusahaan nya disana juga menemui istri pertamanya dan anaknya
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘