Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 137


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Mereka menikmati makanan dengan sesekali melirik ke arah pasangan yang sedang memadu kasih,ada sedikit rasa iri dihati max. Dia yang memiliki banyak uang,perusahaan yang besar tapi untuk urusan cinta seperti nya sangat sulit. Walaupun banyak wanita yang datang menggoda nya,bahkan rela memberikan tubuhnya untuk dinikmatinya tapi dia tidak pernah tertarik sama sekali.


Max malah merasa sedikit jijik melihat wanita yang menyerahkan tubuh nya begitu saja pada nya,tapi entah kenapa dia sangat menginginkan tubuh gladis. Beberapa kali dia disentuh oleh tangan wanita yang coba merayu nya,didada bahkan ada yang dengan sengaja mendekatkan kedua gundukan kenyal miliknya ke arah max tapi max sama sekali tidak bereaksi.


Saat di mobil,hanya tangan dan tubuh gladis yang menempel di dada nya membuat gairah yang entah seperti apa tak dapat dijelaskan oleh nya. Gairah itu seolah keluar dan membuat batangan miliknya beraksi,malah sempat berdiri dengan tegak.

__ADS_1


"hhmm....gladis,kita jadi ke pantai kan?kita menginap saja,aku akan telpon pak randy dan rayan...." ucap max ,dia ingin sekali berduaan dengan gladis


"ah....ngak usah tuan,kita pulang saja. Kita bisa ke pantai saat anda memberikan investasi pada perusahaan pak randy,aku melakukan ini bukan untuk tuan rayan tapi untuk pak randy. Dia sangat berharap pada investasi itu,hanya saja dia tidak ingin membuat anda merasa dimanfaatkan oleh nya. Dia ingin rayan mencari cara agar dapat membuat anda terkesan dengan kerja sama ini" jelas gladis


"ooh....baiklah,aku akan meminta diri mu pada rayan sebagai imbalan investasi ku....apa kau keberatan?" ucap max menatap wajah gladis


"keberatan atau ngak nya ,tidak akan ada yang berubah. Tuan rayan juga akan menyuruh ku melayani anda,sekali lagi aku katakan. Aku melakukannya karena pak randy,papa yang begitu baik dan sudah banyak sekali membantu kami jadi kalau hanya dibayar dengan tubuh ku yang hina ini....mungkin belum seberapa,karena bantuan papa sangatlah berharga untuk kami saat itu" jelas gladis

__ADS_1


"selama beberapa hari itu,aku akan melayani tuan max dengan baik. " ucap gladis lagi


Max pun berdiri dan berjalan lebih dulu,dia tidak suka mendengar gladis yang selalu menawarkan dirinya sebagai pelayan nafsu nya. Dia membayar makan mereka dan langsung menuju ke mobilnya,sedangkan gladis masih mengikuti nya. Max meninggalkan gladis disana,dia merasa kesal dan memilih pulang sendiri.


Gladis terkejut,dia berdiri mematung didepan restauran itu. Hati nya merasa sedih ,dia berpikir apa dia membuat max marah. Dengan perlahan gladis berjalan menyusuri jalan menuju ke arah kembali,gladis lupa membawa ponselnya. Disana juga tidak ada angkutan umum atau pun taksi,dia hanya bisa berjalan berharap ada mobil yang bersedia dia tumpangi.


Hampir setengah jam gladis berjalan ,hari sudah semakin malam. Dia melepaskan sepatu hak tinggi nya,kaki nya sudah lecet juga pegal. Dia duduk diatas trotoar,tepat dibawah lampu jalan. Memijit kakinya dengan pelan,sesekali meringis menahan sakit hingga sebuah mobil berhenti tepat didepannya

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2