Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 115


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Dessy menatap bai li yang masih terbaring dipangkuannya,dia tersenyum senang melihat pria yang dicintai nya kini sedang dipangkuannya. Tangan dessy terus mengelus pipi bai li yang sedang demam,tubuh bai li memang sangat panas sekali saat ini


"huuufff....aku lelah sekali,pak li semakin kesini semakin gila. Memang beliau selalu menyuruh para karyawan pulang tepat waktu,tapi dirinya selalu tidur di kantor dan mengerjakan pekerjaan kantor sendirian. Tapi jika dia menginginkan sesuatu,dia selalu menelpon ku dan mengganggu tidur ku"


"ya....beberapa kali beliau harus dirawat dirumah sakit karena terlambat makan dan kelelahan,apalagi penyakit baru nya yang tidak bisa tidur. Beliau selalu mengkonsumsi obat tidur dulu baru bisa tidur,sampai dokter nya saja bilang dia harus mengurangi obat-obatan jika tidak maka akan berdampak pada lambung nya"


"apa mungkin karena perceraiannya dengan bu lili ya? tapi bu lili sudah menikah lagi,bahkan saat ini beliau baru saja melahirkan"


Pembicaraan kedua nya terdengar di telinga dessy,dessy menatap wajah bai li yang memang terlihat lemah. Dia mengelus pipi bai li dengan lembut,tanpa sadar air matanya keluar begitu saja dan membasahi pipi bai li. Dessy terus mengusap air matanya yang jatuh di pipi bai li dan berusaha untuk tenang,dia menatap wajah putri nya yang sangat mirip dengan papa nya.

__ADS_1


"hhmmm.....nanti siapa yang jaga pak li?jangan aku lagi,aku harus mengurus anak ku yang baru masuk kesekolah...."


"aku juga ada urusan,huuufff.....kita panggil supir pak li saja untuk menjaganya seperti biasa nya"


Lagi-lagi dessy terharu,dia merasa sangat kasihan pada kehidupan bai li. Tidak ada seorang pun yang merawat dirinya,bahkan diri nya saja Begitu tidak semangat menjalani hidup nya.


Tak lama mereka sampai didepan rumah sakit terdekat,tubuh bai li langsung diangkat dan dipindahkan ke dalam ruangan unit darurat. Dessy dan kedua karyawan bai li menunggu diluar,tidak ada yang boleh masuk kecuali istri atau keluarga terdekatnya


"kau saja yang telpon supir pak li,aku ngak enak menelponnya"


"biar saya saja yang menunggu pak li,kalian bisa pulang jika ada urusan lain" jawab dessy sambil mengelus punggung putri nya yang berada digendongan nya karena saat ini dayli sudah tertidur

__ADS_1


"tapi nona....kami bisa kena marah oleh pak li karena membiarkan orang lain menjaga nya,saat beliau sadar kami akan kena masalah" jelas salah satu dari karyawan bai li


"tidak apa-apa,aku akan bertanggung jawab. Aku jamin kalian ngak akan kena marah" jelas dessy dengan lembut


"bagaimana keadaan nya?aku sudah katakan jaga pola makannya,jangan biar kan dia kelelahan bekerja. Kalian kan sudah aku peringatkan,itu bisa buat dia menjadi fatal"


Tak lama terdengar suara pria yang menggelegar,pria itu memarahi kedua karyawan bai li. Dia berteriak dengan keras dan marah,membuat orang di sekeliling nya sedikit menatap ke arah mereka


"maaf dok,kami sudah berusaha tapi tetap saja pak li tidak mau mendengar kan kami" jawab salah satu nya


Terlihat pria berseragam putih itu menghela nafas nya dengan berat,dia memijit pangkal hidung nya. Wajah nya terlihat sangat khawatir,kemudian dia memandang ke arah dessy dan putri nya dengan tatapan bingung

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2