
☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Nino menatap wajah melati yang terlihat biasa saja,dia menarik tangan melati saat melati ingin pergi dan mengucapkan salam perpisahan seperti biasa nya.
"kamu kenapa?lepasin aku,aku pulang naik taksi aja nino" ucap melati dengan sopan
"masuk lah,aku akan mengantar mu pulang seperti biasanya " jawab nino yang sudah membukakan pintu mobil nya untuk melati dan mendorong melati masuk kedalam nya dengan pelan
"hah....kau memang bos yang ngak bisa ditolak"jawab melati yang berusaha untuk bersikap tenang
"baiklah bos,ke rumah ku seperti biasanya " ucap melati dengan nada biasa saja
Perjalanan menuju rumah melati cukup sepi,tidak ada yang bicara sama sekali. Nino menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang,sedangkan melati memilih menikmati jalanan yang berada diluar jendela nya
"apa karena hal itu kau menolak menerima ku mel?" tanya nino yang akhirnya membuka pembicaraan
__ADS_1
"apa nya?ngak ada hubungan nya dengan itu nino" jawab melati seadanya saja
Melati merasa canggung sekali,sebenarnya dia ngak mau membahas hal itu pada nino tapi memang seperti nya nino harus di berikan penjelasan saat ini
"aku akan menerima mu,aku mencintai mu. Walaupun kau sudah tidak suci lagi,tapi dimata ku kau tetap suci mel....aku yakin kau dijebak oleh pak tua itu kan" ucap nino
"ngak ada yang dijebak nino,aku menyerahkannya sendiri..."jawab melati dengan tenang,walaupun jantung nya serasa mau copot
Malam itu walaupun awalnya dia dipaksa oleh david,tapi lama kelamaan dia juga menikmati sentuhan yang diberikan oleh david jadi bisa dibilang dia juga menginginkannya
"tidak masalah dengan itu,aku tetap akan menikahi mu" jelas nino dengan yakin
"jangan gi la bos....kau tidak dengar tadi ?hah....carilah wanita yang tidak bekas pria lain bos" bentak melati sambil menghela nafas nya karena kesal melihat tingkah nino
"aku ngak pantas untuk mu bos,masih banyak wanita yang lebih baik bahkan sangat baik untuk mu" ucap melati
__ADS_1
"urusan pantas ngak pantas bukan kau yang menentukan tapi aku,kau segala nya bagi ku mel....aku akan menerima mu apa ada nya,tidak perduli kau bekas pria lain " jelas nino yang kini sudah menghentikan mobilnya dipinggir jalan
Melati menggelengkan kepalanya,seolah mengatakan tidak boleh seperti ini. Dia membuka tali pengaman di tubuhnya dan mendekati nino,dia menangkup wajah nino dengan kedua tangannya.
Andai saja pria yang dicintai nya adalah nino, andai saja pria yang mengambil kesuciannya malam itu adalah nino,mungkin saat ini dia akan merasa sangat bahagia sekali tapi semua itu tidak mungkin
Berbagai andai dikepala melati,dia menatap wajah nino yang kini berada tepat didepannya . Kemudian dia mengecup kening nino dengan lembut dan cukup lama
cup
bersambung
janagn lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
***karena hari kemerdekaan jadi aku langsung up lima bab ,jadi jangan lupa dobel hadiah nya juga ya say....
__ADS_1
Semoga dihari kemerdekaan ini,kita dimudahkan segala urusan. Buat mangaton dan noveltoon menjadi semakin maju terus,amiiin***