
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Nadya mengelus pucuk kepala steve membuat steve membuka matanya,Nadya juga mencium kening steve dengan lembut. Mata mereka saling bertemu dan bertatapan cukup lama,kemudian steve meraup bibir Nadya membuat Nadya terkejut dan mendorong tubuhnya
"maaf....tapi aku ingin lebih dekat dengan mu,bisakah kau terbuka mengenai kehidupan mu?" ucap steve menatap mata Nadya dengan lembut,Nadya menganggukan kepalanya
"kau memiliki hutang?apakah karena itu kau berakhir disini ?"tanya steve masih menatap wajah Nadya
Lagi-lagi Nadya mengangguk,dia memang sudah menyukai steve tapi dia tidak ingin berharap lebih. Dia tau kalau mereka berbeda,steve seorang pengusaha yang berasal dari keluarga terpandang sedangkan dia adalah seorang wanita biasa dari kota kecil.
"ceritakan semuanya pada ku,aku akan membantu mu" ucap steve yang kini menggenggam erat tangan Nadya,Nadya menatap mata steve yang menatap nya dengan serius.
Nadya menceritakan semuanya mengenai dirinya juga ibu nya yang kini hilang ingatan,karena kematian ayah nya. Sekali-sekali steve mengelus pipi Nadya dengan lembut,mata Nadya pun berkaca-kaca saat menceritakan semuanya hingga akhirnya steve memeluk Nadya yang sudah menangis.
__ADS_1
Sementara itu dikamar nya rayan,gladis sedang duduk menatap wajah rayan yang masih lebam dan sedikit luka di sudut bibirnya. Dia tersenyum menatap pria muda didepannya itu,tidak seperti steve yang sudah sedikit tua walaupun masih terlihat tampan dan kekar.
"sudah babak belur begini pun masih terlihat tampan"gumam gladis,gladis memang seornag gadis yatim piatu yang tinggal di panti dari kecil karena orang tuanya meninggal dan sanak saudara nya yang tidak ingin merawat nya. Dia tidak pernah mengenal pria atau pun berhubungan dengan pria mana pun,karena dia hanya memikirkan kehidupan anak-anak panti yang sudah dianggapnya seperti adik-adik kandungnya.
Rayan terbangun dan mendapati gladis yang sedang tersenyum menatap nya,hingga dia tidak sadar kalau rayan sudah bangun.
"eekkhm...."deheman rayan membuat gladis tersadar,wajahnya sudah memerah
Gladis menundukan wajahnya,menghindari tatapan mata rayan pada nya. Rayan bangkit dan berjalan mendekati gladis yang duduk di sofa ruangan itu,dia duduk disebelah gladis sambil menyandarkan kepalanya ke sofa
"saya gladis tuan" jawab gladis
"hhmm....kak Nadya dikamar sebelah,apa perlu aku panggilkan ?"ucap gladis masih menundukan kepalanya
__ADS_1
"tidak usah,kau saja yang temani aku bercinta " ucap rayan masih memejamkan matanya
Mendengar kata bercinta,gladis mendekatkan dirinya pada rayan. Dia meraba dada bidang milik rayan yang terlihat kekar dan berisi,rayan membuka kedua matanya dan menatap wajah gladis yang terbilang manis. Tatapan mereka bertemu,membuat gladis tersenyum
"apa benar anda ingin bercinta dengan ku?bukan dengan kak nadya?"tanya gladis memastikannya kembali
"ya....aku ingin kau yang memandu,aku hanya akan menikmati nya saja." jawab rayan lembut
Gladis memainkan kancing kemeja milik rayan,dia membuka kancing kemeja itu satu persatu kemudian mengecup bibir rayan dengan lembut. Dia menyesap bibir rayan yang sedikit terluka itu sambil memejamkan matanya,rayan membalas ciuman gladis. Tangan rayan sudah meremas bukit kenyal milik gladis bahkan sudah mengeluarkan bukit kembar itu,dia melepaskan ciumannya dan beralih pada pu*ting susu milik gladis yang terlihat besar.
Gladis men*de*sah saat pu*ting susu miliknya sudah di*ku*lum dan di*hi*sap dengan lembut,tangan gladis sudah bermain di batangan milik rayan yang sudah dia keluarkan. Setelah selesai dengan bukit kembar milik gladis,tangan rayan beralih ke daerah sensitif milik gladis. Dia bermain-main disana hingga akhirnya membuat daerah sensitif gladis basah dan becek.
Gladis men*ji*la*ti batangan rayan dan naik dipangkuan rayan,dia memasukan batangan milik rayan kedalam miliknya dan mulai bergoyang di atas nya. Mata rayan terpejam menikmati gerakan yang dilakukan oleh gladis,hingga dia mengangkat tubuh gladis dan membawa nya ke atas tempat tidur. Dia mulai merebahkan tubuh gladis dan memompa nya di atas,de*sa*han bersahutan didalam kamar itu hingga mereka mencapai puncak bersama
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘