
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Betran mematikan ponselnya setelah melakukan perjanjian dengan papa nya,dia akan menemui papa nya setelah berbicara dengan citra . Dia ingin mengatakan mengenai pernikahannya, tapi tidak dengan perceraian. Dia ingin citra menjadi istri nya saja,tapi saat ini dia benar-benar masih bingung
Didalam kamar mandi,citra menatap bibir nya yang masih basah. Dia merasakan sedikit berbeda dengan ciuman yang diberikan oleh betran pagi ini,tidak seperti biasa nya membuat citra berdebar.
"hah....mungkin dia datang hanya ingin mengajukan surat cerai,tapi....kenapa mesti malam-malam?apa dia sudah tak sabar ingin bersama kekasih nya?" gumam citra sambil menatap ke arah cermin kamar mandi
Citra segera menyelesaikan mandi nya,kemudian dia keluar dengan handuk yang melilit di dada nya. Dia mengambil paperbag diatas sofa,betran memperhatikan tubuh sang istri yang berjalan kesana kemari mengambil paperbag dan masuk ke dalam kamar mandi lagi.
Betran tersenyum melihat sikap citra,makin kesini citra semakin merasa malu padahal betran merasa saat citra masih menjadi wanita malam citra tidak pernah bersikap malu-malu seperti itu. Malah terkesan lebih dulu mengambil inisiatif untuk menggoda dan bermain pada batangan miliknya,tiba-tiba dia merasa kesal mengingat hal itu
"apa dia melakukan hal seperti itu pada semua pria yang memesan nya?" tanya betran dengan kesal dalam hati
__ADS_1
"aaahh....kenapa aku jadi kesal,itu kan memang pekerjaan nya. Harusnya aku tidak memikirkan hal itu" ucap betran dengan kesal masih dalam hati nya
Citra keluar dengan pakaian yang sudah rapi di tubuhnya,kemudian dia duduk di sofa . Dia menatap ke arah betran yang masih diam diatas tempat tidur,apalagi mata nya terus menatap ke arah citra
"kau tidak mandi?" tanya citra dnegan nada ketus
"hhmm.....aku ingin kau mandi kan" ucap betran sambil menampilkan senyuman nya
"aku pinjam ponsel nya ya,aku lupa bawa ponsel..." ucap citra dengan santai ,Betran hanya diam saja
Citra mengambil ponsel betran yang berada diatas meja dekat sofa ,ponselnya memang berada di kamar hotel dimana mereka melakukan pesta pernikahan. Dikamar yang disediakan untuk merias dan berganti pakaian pengantin,beberapa pakaiannya juga disana. Hotel milik keluarga betran,semalam tidak mungkin dia kembali kesana.
Citra memesan makanan untuk sarapan mereka via online,sambil menunggu betran mandi. Citra menghidupkan televisi,dia ingin menonton acara televisi agar tidak merasa bosan.
__ADS_1
kriiing....kriiing....
Ponsel betran berbunyi,citra melihat nomor asing di ponsel betran. Citra tidak berani mengangkatnya,takut jika yang menelpon betran orang yang penting yang berurusan dengan rahasia perusahaan nya . Berkali-kali ponsel itu berbunyi,hingga mau tak mau citra mengangkat nya. Citra tidak bersuara,dia menunggu suara dari seberang telpon
"halo....sayang, kenapa kamu ninggalin aku di apartemen sendirian?kamu dimana sayang?aku kangen kamu..."
Suara wanita itu terdengar manja,citra masih diam. Apalagi dia melihat betran keluar dari dalam kamar mandi,citra menghidupkan loudspekernya agar betran juga mendengar nya
"sayang kenapa kamu diam saja?" tanya wanita yang ternyata stevani,dia mengetahui nomor ponsel betran dari sekuriti apartemen
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘
__ADS_1