
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Didalam mobil,dessy meremas kedua tangannya. Dia bingung harus pergi kemana,dia tadi nya menolak ajakan ramly yang ingin mengantarkan nya pulang tapi ramly terus mendesak nya. Ibu yang dibantu oleh dessy ternyata ibu dari sekertaris ramly,perusahaan itu juga perusahaan milik ramly yang berada di kota itu.
"aku harus mengantar mu kemana?"tanya ramly,dari tadi dia memperhatikan wajah dessy yang terlihat khawatir
"hah?ah....hhmm...ke halte terdekat saja,karena aku sedang mencari rumah kontrakan didaerah sini" ucap dessy, dia memang harus turun dari mobil ramly.
Mereka sudah cukup jauh dari club milik paman jiang yang berada tak jauh dari perusahaan ramly,dessy akan mulai berjalan dari halte untuk mencari rumah kontrakan didaerah sana nanti nya.
"kau mencari kontarakan?" tanya ramly, dia menghentikan mobilnya di pinggir jalan .
Dessy menatap sekelilingnya,dia merasa bingung karena ramly berhenti dijalanan yang cukup sepi. Dia menatap ke arah ramly dengan bingung,tapi ramly malah memberikan senyuman manis nya pada dessy
__ADS_1
"hei....kau bisa tinggal di apartemen ku" jawab ramly lembut
"hah?ngak ah....aku akan mencari rumah kontrakan saja karena aku juga akan mencari pekerjaan disekitar halte nanti" ucap dessy yang merasa tidak enak pada ramly
"kau bisa bekerja di perusahaan ku"jawab ramly
"ekkkhmm....aku ngak punya ijazah juga ngak punya pengalaman tuan,mana mungkin aku bekerja di perusahaan anda" jawab dessy yang masih bingung dengan keadaan yang ada,dia juga bingung mau bekerja apa karena memang dirinya tidka pernah bekerja selama ini. Hanya sebagai pemuas nafsu pria hidung belang saja,atau pria yang kurang kasih sayang dari wanita nya.
"ngak masalah,aku bisa memberikan pekerjaan yang baik untuk mu" jelas ramly yang kini menjalankan mobilnya ke arah apartemen milik nya.
"dengar.....pertama jangan memanggil ku tuan,panggil saja ramly kemudian untuk urusan tempat tinggal dan juga pekerjaan....hhmm....sebaiknya kamu bekerja dirumah ku saja,bagaimana?" ucap ramly dengan lembut
"hah?bekerja dirumah tuan?tanya dessy merasa tidak percaya
__ADS_1
"ya....kau harus mengurus semua keperluan ku setiap hari,bisa dibilang kamu adalah asisten ku dirumah dan kamu bisa tinggal dirumah ku" jelas ramly lagi
Dessy merasa bingung,dia ingin sekali menerima bantuan dari ramly tapi dia takut jika nanti nya dia mempermalukan ramly karena masa lalu nya.
"ngak usah tuan,aku ngak mau melihat anda di dipermalukan nanti nya" jelas dessy memikirkan kedepannya
Dengan menarik nafas,dessy menceritakan semua yang dialami nya dulu hingga dia menjadi seornag wanita malam. Kemudian dia bertemu dengan bai li,dia juga menceritakan mengenai kehamilannya yang masih berjalan dua minggu lebih.
"kamu sudah mengatakan pada bai li mengenai kehamilan mu hhmmm?" tanya ramly menatap ke arah dessy dengan serius
Dessy menggelengkan kepalanya,dia tidak ingin memberitahu masalah kehamilannya pada bai li. Dia juga menceritakan apa yang dikatakan oleh paman jiang yang merupakan papa bai li dan yang menolong nya saat itu,ramly sangat terkejut tapi tidak dia nampakan pada dessy
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ