
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Max mengirimkan pesan agar menunda rapat nya sekitar satu jam lagi,dia ingin sarapan dengan tenang sambil memandang wajah gladis yang membuatnya damai
"hhmm....ini sarapan nya pak,hanya nasi goreng dengan telur ceplok saja"ucap gladis meletakan piring berisi nasi goreng didepannya
"ngak apa-apa sih,yang penting kamu yang buat " jawab max sambil tersenyum dan mengambil makanan nya
Mereka pun makan dengan tenang,sesekali pak randy dan max berbicara mengenai perusahaan hingga akhirnya max berangkat ke perusahaan nya. Pak randy yang baru selesai sarapan, dia ingin berjemur dihalaman belakang tapi tak lama dia melihat rayan yang keluar dari dalam kamar nya menuju ke arah meja makan
__ADS_1
"kau mabuk lagi tadi malam ?"bentak pak randy,dia benar-benar marah pada rayan karena pasti rayan datang ke club dan bersenang-senang dengan wanita malam
Rayan hanya diam saja,dia mengambil piring yang sudah disiapkan gladis didepannya. Dia tidak mau menanggapi papa nya,karena pasti nya akan seperti biasanya. Mereka akan bertengkar dengan lama,rayan ingin pergi ke kantor pagi ini. Dia harus bisa menemui max,agar bisa mengajukan perusahaan nya untuk bisa diinvestasikan oleh perusahaan max. Jika max mau maka mereka bisa untung berlipat-lipat
Merasa tidak ditanggapi,pak randy memilih untuk pergi ke halaman belakang. Dia ingin menenangkan diri nya,dia merasa kesal melihat tingkah anak nya itu.
Gladis hanya diam saja,dia tidak ingin ikut campur dengan pertengkaran ayah dan anak itu. Setelah selesai sarapan,rayan langsung bersiap-siap untuk pergi. Dia tidak memperdulikan gladis atau pun papa nya,semalam rayan merasa sangat kesal karena tidak bisa menemui max pemilik perusahaan maxime. Jadi dia memilih menenangkan diri dengan pergi ke club hanya sekedar minum,karna wanita malam yang menemani nya sedang tidak ada ditempat makanya dia semakin kesal
Malam pun tiba,max pulang lebih dulu. Dia menemani pak randy duduk diruang televisi seperti biasanya,lagi-lagi mereka membahas masalah perusahaan . Max masih meminta saran dari pak randy mengenai kerja sama dengan perusahaan yang ditangani oleh rayan,dia merasa tidak enak jika tidak bekerja sama dengan perusahaan yang selama ini di kelola oleh pak randy tapi dia ragu untuk melakukannya
__ADS_1
Jika saja ada satu hal yang bisa membuat nya percaya pada perusahaan itu,mungkin dia bisa melakukan kerja sama. Tak lama rayan pulang dengan keadaan lemas,dia melihat max yang ingin ditemui nya beberapa hari ini.
"tuan max?kenapa anda bisa kesini?"tanya rayan dengan bingung
"hah.....max selalu menginap disini selama dia berada dikota ini dari dulu ,dia sudah seperti anak papa sama seperti mu. Kau saja yang selalu tinggal di apartemen, semenjak menikah dengan gladis baru kau disini menemani papa" jelas pak randy dengan nada menyindir
Rayan hanya diam saja,dia berjalan memasuki kamar nya. Dia ingin bersiap-siap dan bergabung dengan max juga papa nya,dia ingin membicarakan masalah kerja sama dengan perusahaan max. Apalagi dia memiliki papa nya yang bisa mendukung nya untuk bisa membujuk max melakukan investasi di perusahaan milik nya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘