
☘☘☘☘☘☘☘☘☘
Nadya terbangun,dia meraba tempat tidur di sebelahnya yang sudah kosong. Sinar matahari sudah masuk melalui sela-sela jendela,Nadya bangkit dan duduk bersandar ditempat tidur. Tadi nya dia ingin melihat wajah tampan yang selama ini telah dirindukan nya,tapi sepertinya steve sudah pergi. Hanya sebuah kertas yang berisi pesan dan amplop dari steve yang terletak diatas meja sebelah tempat tidur,Nadya mengambilnya dan membacanya
"maafkan aku tidak membangunkan mu,aku lihat kau benar-benar kelelahan. Aku akan kembali ke australia pagi ini,ini uang dan bonus untuk mu. Kau bisa berbelanja dan membeli apa pun keinginan mu,lain kali aku akan datang lagi. " isi surat steve
Nadya mengambil ponselnya,dia mengirimkan pesan singkat pada steve. Mungkin saat ini steve sedang di pesawat jadi pesan nya tidak akan masuk dan dibacanya,tapi bila sampai di australia pastinya dia akan membukanya dan langsung membacanya kemudian di hapus nya karena memang mereka yang merupakan wanita malam tidak diperbolehkan menghubungi nomor ponsel tamu nya. Jika tamu mereka mempunyai istri atau pacar maka hal itu bisa membuat hubungan mereka akan pecah,makanya biasanya tamu itu lah yang lebih dulu menghubunginya
"terima kasih masih mengingat dan mau bercinta dengan ku lagi,tapi lain kali tuan steve harus menghubungi ku langsung. Tadi malam mungkin keberuntungan tuan ,untung saja anda bersamaan dengan pria lain jika telat sedikit mungkin aku sudah dikamar pria lain"
ting.....nadya mengirimkan pesan pada steve ,walaupun belum dibacanya setidaknya terkirim. Begitulah yang dipikirkan oleh Nadya,dia merebahkan tubuhnya kembali. Percintaan mereka tadi malam benar-benar gila menurut Nadya,dia memejamkan matanya sebentar lagi.
Sementara di kamar lain,ratu terbangun dari tidurnya. Dia mengucek sebelah matanya dan menatap sekelilingnya, matanya melotot menatap ke arah jam dinding yang ternyata sudah pukul sembilan lebih.
"ya ampun....aku terlambat " teriak ratu langsung melompat dari tempat tidur,ratu memakai pakaiannya disaat bersamaan darul baru keluar dari dalam kamar mandi. Dia melihat ratu yang terburu-buru memakai pakaiannya
"kau tidak mandi?"tanya darul menatap ratu dengan sinis
"apa tuan mematikan alarm ponsel ku?"tanya ratu menatap darul yang terlihat seksi dimatanya karena darul terlihat segar
__ADS_1
"iya....berisik sekali ,makanya aku matikan " jawab darul santai
"memangnya kenapa?"tanya darul
"aku yang akan mati dibuat ibu ku" jawab ratu tanpa sadar,karena biasanya dia akan pulang jam lima pagi disaat semua orang masih tidur. Ratu akan pura-pura memasak didapur ,dia selalu melakukannya setiap pagi tapi saat ini malah dia ketiduran dan tak mendengar alarm di ponselnya
Setelah berpakaian,ratu berlari keluar dari kamar itu dengan cepat. Dia lupa berpamitan pada darul,dia sedang mencari alasan yang tepat kenapa dia tidak pulang tadi malam. Sedangkan darul menatap ratu sambil menggelengkan kepalanya, dia tertawa pelan melihat ratu yang bicara ketus pada nya tadi.
kriiing....kriiing....
Terdengar suara ponsel ,darul mengambil ponselnya di saku celananya. Tapi bukan ponselnya yang berdering,dia mencari asal suara ponsel itu. Setelah menemukannya,dia melihat nama ibu dilayar ponselnya.
Darul tidak mengangkat ponsel ratu,dia tidak ingin ratu mendapatkan masalah karena nya. Dia masih teringat ucapan ratu yang mengatakan " aku yang akan mati dibuat ibu ku",dia tertawa lagi
Ponsel ratu terus saja berbunyi membuat darul mau tak mau mengangkat nya,karena dia juga ingin tidur kembali.
"sayang....kamu kemana?kenapa ngak ada dikamar mu?" tanya ibu nya ratu
"kamu ngak pulang sejak pergi bekerja,jangan bilang kamu lembur karena setau ibu yang bekerja jaga stand make up itu cuma sampai jam sepuluh dan jam sebelas malam saja" ucap ibu nya ratu lagi
__ADS_1
"stand make up?apa maksud ibu nya ini?" tanya darul dalam hati
"ratu...ratu..." teriak ibu nya ratu karena tidak mendengar jawaban dari ratu
"hhmm....maaf bu,ponselnya ratu tertinggal di cla....eh di sini bu" jawab darul akhirnya
"ibu....maaf ya ,semalam ratu menginap dirumah teman ratu karena dia ulang tahun" teriak ratu dengan keras saat sampai dirumah nya,suaranya terdengar di telinga darul
"ini siapa?apa kamu temannya ratu?"tanya ibu ratu
"ii...iya bu,saya temannya. Pacar saya teman nya ratu,dia yang berulang tahun bu" jawab darul jadi ikut berbohong
"ternyata namanya ratu" batin darul
Ratu melihat ibu nya yang sedang menelpon dan menatap nya dengan tajam,dia merasa sedikit takut. Kemudian dia mendekati ibu nya dan mulai mendengar kan ucapan ibu nya,dia penasaran ibu nya sedang bicara dengan siapa
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya....makasih😘😘😘😘😘
__ADS_1