Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 46


__ADS_3

❣❣❣❣❣❣❣❣❣


Ditempat lain


Laras sedang berada dirumah wildan,dia diijinkan oleh wildan untuk memakai dapurnya untuk memasak kue menggunakan oven listriknya. Wildan menemaninya disana sambil memperhatikan wajah laras,dia suka sekali melihat wajah laras.


"aah....akhirnya selesai juga" ucap laras meregangkan tangannya ke atas sehingga membuat bagian perutnya terlihat,wildan membulatkan matanya menatap perut laras yang mulus dan laras tidak menyadari nya.


"laras....hhmm,apa yang kau katakan apakah benar?"tanya wildan dengan lembut


"mengenai ayah mu" ucap wildan lagi karena dia masih penasaran dengan keluarga laras


"ya...ayah kami meninggal karena serangan jantung,perusahaannya bangkrut dan hutangnya juga banyak. Kak Nadya yang membayar hutang itu sedikit demi sedikit dengan bekerja diluar kota" jelas laras


praang


Terdengar suara piring jatuh,mereka menatap ke arah sumber suara. Mereka terkejut melihat ibu laras ada didepan pintu ,tubuh ibunya sudah bergetar. Ibu laras memegang kepalanya,dia merasa pusing . Seketika semua ingatannya kembali lagi,anak nya...perusahaan suami nya dan kepergian suaminya,ibu laras berjongkok dan menutup wajah nya dengan kedua tangannya. Dia menangis sekuat tenaga dan kemudian pingsan

__ADS_1


"ibu..." teriak laras yang melihat ibu nya sudah terjatuh didepan pintu,tadinya ibu laras ingin melihat apakah laras sudah selesai atau tidak. Tapi dia malah mendengar percakapan wildan dan laras


Wildan menggendong tubuh ibu laras dan membawa nya kedalam kamar milik nya,dia menyuruh laras untuk mengambil air putih untuk ibu nya. Laras langsung mengambil air hangat dan memberikannya pada ibu nya,dia melihat ibu nya sudah diletakan diatas tempat tidur milik wildan. Wildan juga menghubungi dokter pribadi nya,dia melihat laras yang sudah menangis dipinggir tempat tidur


"sudah....ibu pasti akan baik-baik saja,aku sudah memanggil dokter. Mungkin sebentar lagi dia datang " ucap wildan sambil meraih tubuh laras dan memeluknya


"hiks....hiks....aku ngak mau ibu kayak dulu lagi,aku ingin ibu seperti sekarang ini "jawab laras sambil terus menangis dipelukan wildan hingga air matanya membasahi pakaian yang dipakai wildan


tok...tok...tok...


"nah....itu dokter nya dah datang,kita menyingkir dulu. Biar dia periksa keadaan ibu " ucap wildan yang melihat arga datang.


Arga langsung mendekati ibu laras,dia memeriksa kan kondisi ibu laras kemudian menatap wildan yang masih memeluk tubuh laras. Arga memperhatikan laras dengan detail,karena wildan pindah kesini untuk menjauh dari yang namanya wanita. Wanita yang dijodohkan oleh orang tua nya


"ibu mu hanya terkejut,beliau baik-baik saja kok....hanya perlu istirahat yang baik,seperti nya ibu mu kurang tidur beberapa hari ini" jelas arga menatap wajah laras


"ya...ibu merasa kepanasan makanya tidak bisa tidur" jawab laras dengan menundukan kepalanya

__ADS_1


"haiiissh....kau ini bagaimana sih ?mertua nya ngak bisa tidur karena kepanasan bukannya dipasangin ac " ucap arga dengan asal membuat laras terkejut


"eh....maaf,sebaiknya biarkan beliau istirahat dulu....aku permisi ya" ucap arga yang takut melihat mata wildan yang sudah melotot


"ya sudah....sana pulang lah, nanti aku transfer uang periksanya" jelas wildan kesal


Laras menatap wajah wildan juga pakaiannya yang basah karena air matanya. Laras merasa malu,dia baru sadar kalau dari tadi dia terus dipeluk oleh wildan.


"aku akan membeli kipas angin dulu,biar ibu bisa tidur" jelas laras yang ingin berjalan keluar dari dalam kamar wildan


"ngak usah,kalian pindah saja kesini....disini ada tiga kamar kok,ibu dan bibik trus kamu bisa tidur sendiri dikamar lain dan satu lagi kamar buat aku..."jelas wildan


"ngak usah,nanti ngerepotin kamu....aku mau pulang dulu dan memanggil bibik,biar ibu dijaga bibik aja disini dulu. Nanti kalau ibu sudah sadar baru aku bawa ke kamar nya"ucap laras lembut


Bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2