
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
David mengikuti nino ke kamar mandi ,dia merasa kesal karena melati tidak mencari nya untuk meminta pertanggung jawaban pada nya. Padahal dia menunggu hal itu terjadi,berharap jika melati hamil dan datang mengemis pada nya untuk meminta nya menikah
"pak david? anda disini juga!" tanya nino sambil menatap david yang sudah tersenyum
Nino tau sekali siapa david,anak dari pemilik sekolah nya juga pria yang disukai dan dikejar-kejar oleh melati. Dulu saat sekolah ,melati tidak pernah malu mengatakan perasaan nya pada pria tua didepannya ini. Bahkan melati mengatakan perasaan nya dihadapan semau orang,karena rasa cinta nya pada david yang terlalu besar
"anda teman dari pengantin ?" tanya nino yang berusaha memastikan,karena dia takut jika nantinya melati akan menggandeng lengan david lagi saat bertemu seperti saat disekolah dulu
Dulu melati akan menggandeng lengan david didepan umum tanpa malu,walaupun david menghempaskan tangan nya berkali-kali tapi tetap saja melati melakukannya lagi dan lagi membuat dirinya cemburu.
"dokter ilham adalah dokter keluarga ku"jawab david sambil tersenyum
__ADS_1
David tidak menanyakan hal yang sama,karena dia tau kalau rere pasti mengundang nino. David berjalan mendekati nino yang berdiri didepan pintu kamar mandi
"kau masih menyukai melati?wanita yang sudah menyerahkan kesucian nya pada ku" bisik david saat ingin masuk kedalam kamar mandi dan melewati nya
deg
Nino terpaku,dia terdiam mendengar ucapan david yang sudah berada didalam kamar mandi itu. Dia seolah tak percaya dengan apa yang didengar nya,jantung nya seakan berhenti hingga akhirnya dia mulai menenangkan dirinya sendiri dan pergi meninggalkan kamar mandi itu
Dari dulu nino bertanya-tanya mengapa melati menolaknya,padahal begitu banyak wanita yang mendekati dan mencari perhatian nya tapi tidak pernah dia perdulikan. Dia hanya ingin melati menjadi istri nya saja
Nino menyeka cream yang menempel di sudut bibir melati,kemudian dia memakan cream di ibu jari nya itu membuat melati dan rere terkejut
"ih....kamu jorok,kenapa memakan itu?" ucap melati yang tidak suka diperlakukan seperti itu oleh nino,dia ngak mau nino merasa sakit hati pada nya
__ADS_1
Nino hanya tersenyum tipis saja seperti biasanya jika melati marah begitu,rere menggelengkan kepalanya melihat kelakuan para sahabat nya itu
"kalian disini" teriak seorang pria yang tak jauh dari mereka,pria itu berjalan mendekati mereka bertiga
Deg
Tatapan mata melati seolah tak percaya,ini kedua kalinya dia melihat david setelah malam pertama yang mereka lewati. Setelah malam itu,melati melakukan kesibukan dengan pekerjaannya dan ingin melupakan malam yang membuatnya di anggap wanita murahan oleh pria yang selama ini dia cintai
Rere dan melati merasa terkejut,karena david bisa berada disana. Sedangkan nino hanya memperhatikan raut wajah melati yang tidak biasa saat bertemu david,dia yakin jika apa yang dikatakan oleh david ada benar nya karena biasanya melati akan tersenyum senang dan merangkul lengan david dengan lembut. Tapi kali ini wajah melati terlihat tidak suka menatap ke arah david
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1