Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
Bab 6


__ADS_3

πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


Nadya sudah bertemu dengan paman jiang,mereka sudah berada di bandara untuk pergi ke kota xx. Inilah awal mula nya Nadya akan memulai kehidupan baru sebagai seorang wanita malam,ada rasa sakit juga sesak didada nya tapi mau tak mau dia harus menjalani semuanya dengan tegar


Beberapa jam kemudian,nadya sudah berada di club malam milik paman jiang. Mereka sampai masih siang jadi club belum dibuka,para pegawai yang bekerja disana sebagian baru datang dan berkemas-kemas. Ada yang sedang membersihkan toilet,kamar juga mini bar disana. Ada juga yang sedang memoles wajah nya dengan make up agar terlihat glowing, dengan pakaian yang sangat minim sehingga dapat menimbulkan naf*su pria jika melihat nya


Semua mata tertuju pada pintu,dimana Nadya dan paman jiang baru saja masuk. Mereka menatap nadya dengan wajah penasaran,karena tidak seperti biasanya paman jiang membawa seorang wanita kesana.


"perkenalkan,ini Nadya....dia akan bekerja disini bersama kalian,jadi tolong kerja sama nya ya"ucap paman jiang dengan ramah


Semua tersenyum menatap Nadya,mereka senang akan ada yang bekerja disana karena sudah ada dua orang yang keluar dari club dengan alasan akan menikah dan satu nya lagi karena akan menjadi simpanan pria kaya yang sering memakai jasa pelayanan nya disini


"selamat datang nad....semoga kamu suka disini"ucap salah satu wanita yang memakai pakaian minim juga terlihat masih muda dan cantik dengan make up nya


"makasih...salam kenal Semua nya " jawab Nadya,kemudian paman jiang berjalan lebih dulu didepannya


"semua kembali ke pekerjaannya masing-masing,nad...kamu ikut saya,besok kamu baru boleh mulai bekerja"ucap paman jiang dengan tegas


"dessy....kamu bisa ajarkan Nadya cara melayani pelanggan kan besok?" ucap paman jiang memberikan perintah


"siap paman" jawab wanita yang menyapa Nadya tadi


"ya sudah...sebentar lagi makan siang,makan lah yang banyak setelah itu kita harus mencari uang untuk kebutuhan kita....oke....semangat ya" teriak paman jiang lagi


"semangat paman" teriak semua pegawai di sana,nadya tersenyum menatap komunikasi antara pemilik dan pekerja di club itu. Semuanya seperti sangat dekat dan tidak ada canggung sedikit pun,nadya berjalan dan memperhatikan sekelilingnya hingga akhirnya nadya berada diruangan paman jiang.


Ada sofa juga tempat tidur disana,meja dan dapur kecil. Nadya masih mengamati sekelilingnya hingga dia tersadar mendengar suara paman jiang yang memanggilnya

__ADS_1


"nad....duduk lah" ucap paman jiang sambil menepuk tempat duduk di sebelahnya


Nadya pun duduk disebelah paman jiang,dia merasa gugup saat tangannya digenggam oleh paman jiang. Paman jiang mulai menyentuh sebelah dada Nadya, nadya memejamkan matanya. Dia tidak berani menatap paman jiang


"besar juga..."gumam paman jiang tapi masih didengar oleh Nadya


"kamu pakai br* busa atau ini asli?"tanya paman jiang blak-blakan


"as...asli paman" jawab Nadya gugup


"santai saja nad....rileks..." bisik paman jiang yang wajah nya kini sudah menempel dipipi nya,membuat Nadya menahan nafas nya


Paman jiang mengelus daun telinga Nadya dengan hidungnya,menghirup aroma tubuh Nadya di leher belakangnya membuat Nadya melenguh pelan. Paman jiang tersenyum melihat respon yang diberikan oleh Nadya,bibirnya menjalar ke depan dada Nadya sambil mendorong tubuh Nadya agar bersandar disofΓ  itu.


Tangan paman jiang sudah meraba perut rata milik Nadya,dia membuka kaos yang digunakan Nadya ke atas kepalanya. Terlihat gundukan kenyal milik Nadya ,paman jiang langsung membuka kait br* milik Nadya dari belakang. Dia mulai bermain disana,meremas dan me*lu*mat pu*ting susu milik Nadya dengan tangan satunya lagi mulai mengarah ke daerah sensitif Nadya.


"masih ditekan,jika dimasukin lebih nikmat lagi..." bisik paman jiang lembut


"kita pindah yuk...." ucap paman jiang


Paman jiang berdiri dan berjalan menuju tempat tidur miliknya,dia sudah membuka seluruh pakaiannya. Nadya memalingkan wajahnya ,dia merasa malu menatap tubuh dan batangan milik paman jiang yang terlihat sudha berdiri tegak. Nadya juga malu karena bagian atas nya sudah terbuka dan hanya celana jeans nya lah yang masih melekat di tubuhnya


"buka celana mu itu,kau harus terbiasa melihat hal seperti ini karena nanti pekerjaan mu ya seperti ini lah" jelas paman jiang dengan lembut


Nadya menarik nafasnya dengan panjang,dia membuka pakaian yang masih melekat ditubuhnya. Dia berjalan mendekati ranjang di mana paman jiang sudah berbaring,Nadya masih malu untuk menatap ke arah paman jiang yang sudah tak memakai apa pun. Paman jiang tersenyum melihat wajah Nadya yang sudah memerah ,dia tau kalau Nadya sedang malu


"kemari lah....sini,hi*sap milikku ini" ucap paman jiang sambil mengelus batangan miliknya yang mulai lembek

__ADS_1


Nadya membulatkan matanya,tanpa sadar dia melihat ke arah batangan milik paman jiang. Walaupun lembek tapi batangan itu terlihat masih agak besar juga hanya tidak tegak saja.


"nad....ayo lah" ucap paman jiang dengan lembut


Nadya mulai naik ke atas tempat tidur dan mendekati paman jiang,tangannya langsung ditarik oleh paman jiang dan diarahkan ke batangan miliknya. Dengan tangan paman jiang diatas nya,paman jiang memberikan pelajaran pada Nadya bagaimana mengelus dan membuat batangan itu kembali berdiri.


"hi*sap nad" ucap paman jiang dengan nada suara yang sudah serak,paman jiang menekan tengkuk Nadya dan mengarahkannya ke batangan miliknya


Wajah Nadya sudah mendekati batangan itu,malah saat ini mulutnya sudah menempel diatas nya.


"buka mulut mu,masukan ini ssshhmm...." ucap paman jiang dengan santai,dia sudah tidak sabar ingin merasakan ji*la*tan dari mulut Nadya


Nadya membuka mulutnya,batangan milik paman jiang pun melesat dengan cepat didalam mulutnya. Dia terus memompa bahkan menenggelamkan batangan itu di mulut Nadya,hingga Nadya serasa ingin muntah.


"sekarang waktu nya" ucap paman jiang menarik tubuh Nadya dan mendorongnya agar tubuhnya terbaring di tempat tidur


Paman jiang membuka kedua paha milik Nadya,Nadya merasa malu miliknya ditatap oleh pria. Dia menutupi miliknya,tapi paman jiang menepis nya dengan lembut kemudian paman jiang mulai membuka belahan bibir bawah nadya dan terlihat lubang kecil miliknya disana. Nampak jelas kalau nadya memang masih perawan,paman jiang membasahi batangan miliknya dengan saliva nya kemudian mengarahkan miliknya pada milik Nadya.


Nadya meringis saat kepala batangan itu mulai memasuki dirinya,tubuhnya menegang. Paman jiang mulai menarik dan mengolesi saliva nya kembali hingga akhirnya batangan miliknya melesat sedikit demi sedikit,perlahan tapi pasti paman jiang menancapkan miliknya. Nadya sudah meringis kesakitan,dia memegang sprai di kanan dan kirinya sambil menangis.


"aaah....sedikit lagi" ucap paman jiang lembut


Setelah merasa masuk seluruhnya,paman jiang mulai memompa nya secara perlahan. Nadya yang tadi nya merasa kesakitan kini rasa itu menjadi nikmat,dia memejamkan matanya menikmati gerakan yang diberikan oleh paman jiang. Paman jiang memacu nya dengan cepat,hingga akhirnya dia mencapai puncak nya. Sementara Nadya hanya merasakan lemas saja.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2