Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 267


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Mau tak mau betran memberikan salinan perjanjian pada papa nya,dia menyuruh asistennya untuk mengambil nya dan dia menunggu diruangan papa nya.


Papa betran sudah membaca seluruh isi perjanjian yang dibuat oleh citra dan betran,kemudian dia tersenyum. Sudah ada dibenak papa betran cara untuk membuat citra menerima putra nya,karena dia yakin jika citra tidak mencintai betran


"pa....kenapa senyum-senyum hah?" tanya betran yang penasaran melihat sang papa senyum tidak jelas


"jika kau tidak bisa menyentuh nya,maka biarkan dia yang meminta mu untuk menyentuh nya ....bagaimana ?" jelas papa betran dengan senyuman penuh arti


"maksud papa apa?" tanya betran masih belum mengerti

__ADS_1


"ha...ha...ternyata kau masih kecil,belum bisa mengerti arti ucapan papa....hhmm...biarkan ini menjadi urusan papa,sekarang kau urus stevani mu itu dulu" ucap papa betran,dibenak nya sudah ada rencana yang sangat matang untung kehidupan sang putra


"aku akan mengurus stevani,aku pastikan dia tidak akan berada di kota ini lagi" jelas betran dengan tegas,dia membawa semua bukti yang diberikan oleh sang papa


Betran berjalan keluar dari ruangan sang papa,dia ingin memberikan pelajaran pada stevani yang berani bermain-main dengan keluarga nya. Dia tidak akan memaafkan stevani begitu saja,apalagi dia hampir merusak hubungan papa nya dengan sang mama tercinta.


Betran sudah sampai di apartemennya,terlihat pelayan yang biasa membersihkan apartemennya setiap seminggu sekali datang. Wanita paruh baya itu terlihat tersenyum dan menundukan kepalanya,kemudian dia berjalan sedikit pincang membuat betran bingung


"hhmm....eng....ngak apa-apa kok tuan muda" jawab bibik pelayan itu sambil menundukan pandangannya ke bawah


Betran tidak percaya begitu saja,dia mengambil ponselnya dan membuka aplikasi cctv di ponselnya. Dia memang menyambungkan ponselnya dengan cctv di apartemen dan kantornya,terlihat jelas kalau stevani berteriak dan melemparkan gelas ditangannya pada bibik pelayan sehingga gelas itu pecah dibawah kaki bibik itu dan mengenai kaki nya.

__ADS_1


Hal itu membuat betran terkejut,dia yang tadinya duduk di sofa dan melihat dari ponselnya kini berjalan ke arah dapur. Didapur dia melihat bibik pelayan tadi sedang membuatkan makanan,entah untuk siapa karena bibik pelayan itu tidak pernah memasak dirumah itu. Hanya membersihkan apartemen dan kembali kerumah mama nya


Betran menunduk di hadapan bibik pelayan itu sambil menarik kaki bibik itu yang terluka,bibik itu terkejut dna ingin menarik kaki nya dari tangan betarn tali betran menahannya dan menyuruh bibik itu untuk duduk.


"duduk bik,biar aku lihat luka nya " ucap betran,dia masih berada dibawah kaki bibik itu membuat bibik itu merasa tidak enak,betran membuka kain yang dibalut dikaki bibik dan melihat luka nya. Cukup dalam dan lebar luka yang dialami oleh bibik,membuat betran menghela nafas nya dengan kasar.


Saat ingin berdiri dan mengambil ponselnya,karena dia ingin menghubungi supir pribadi papa nya agar bisa menjemput bibik pelayan itu untuk diantar kerumah sakit karena dia akan membuat perhitungan oleh stevani yang sudha membuat pelayan nya terluka tapi tiba-tiba dia mendengar suara nyaring stevani


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2