
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Ratu berjalan mengikuti langkah kaki mertua nya,tangannya juga digenggam erat oleh sang mama. Tak lama mereka sampai didepan ruangan dokter kandungan,ratu mengernyitkan dahi nya. Dia merasa bingung,karena mama darul membawa nya ke dokter kandungan
Ratu tak ada curiga sama sekali ,hingga akhirnya mereka masuk dan mama darul menyuruh ratu untuk naik ke atas ranjang pasien yang berada diruangan itu
Setelah selesai diperiksa,ratu duduk disebelah mama mertuanya. Dia masih mengikuti apa yang ingin dilakukan oleh mama darul,dia tidak mau mengambil pusing mengenai hal itu karena darul saja bersikap biasa jadi dia juga ingin bersikap biasa juga
"bagaimana dok?apa menantu saya sehat? apa ada kelainan dengan rahim nya?" tanya mama darul panjang lebar
__ADS_1
"maaf bu,untuk urusan rahim bu ratu baik-baik saja. Malah terbilang subur hanya dalam sekali sentuhan,tapi dari pemeriksaan saya....bu ratu memakai alat kontrasepsi yang dipasang langsung di dalam alat kelamin nya" jelas dokter wanita paruh baya itu dengan tersenyum lembut dan bernada sopan
Pernyataan dokter kandungan itu membuat mama darul terkejut,dia menatap ke arah ratu. Seolah meminta penjelasan, dia tidak menyangka jika ratu melakukan hal itu. Dia yakin jika darul juga tau akan hal itu,ingin sekali dia keluar dari ruangan itu dan menarik menantu nya . Dia ingin segera meminta penjelasan dari ratu,dia yakin jika ratu juga menginginkan seorang anak karena mama darul pernah melihat ratu menggendong seorang bayi orang lain dengan lembut
"eekkhm....mungkin bu ratu belum siap memiliki momongan,makanya beliau memakai alat kontrasepsi " ucap dokter kandungan itu menenangkan mama darul karena terlihat sekali wajah kesal mama darul pada ratu
"apa ada yang bisa saya bantu lagi ?" tanya dokter kandungan itu dengan lembut
"tidak ada dok,terima kasih atas waktu nya. Kami permisi dulu" ucap mama darul dengan sopan
__ADS_1
Mereka keluar dari ruangan itu dengan cepat,dia menarik tangan ratu sampai ditaman depan rumah sakit. Mama darul melepaskan tangannya dan duduk ditaman itu,dia menatap ke arah anak-anak yang berlarian didepan nya.
"kenapa?apa benar kau belum siap untuk memiliki anak?katakan dengan jujur ratu,mama yakin kamu sudah siap. Pasti ada sesuatu yang kalian sembunyi kan dari kami kan?" tanya mama darul tanpa menatap wajah ratu
Ratu masih terdiam,dia bingung harus berkata apa. Dia tidak tau bagaimana nanti nya pemikiran mama darul mengenai dirinya,dia takut mama darul tidak percaya dengan apa yang dikatakannya
Mama darul menatap ke arah ratu yang masih terdiam,dia melihat wajah ratu yang kebingungan menjawab pertanyaan nya. Apalagi ratu hanya menundukan kepalanya dari tadi
"mama percaya pada mu,mama akan menerima jawaban mu jika itu masuk akal menurut mama. Katakan saja yang sebenarnya,mama akan mendukung mu jika darul ada salah"jelas mama darul sambil menggenggam tangan ratu dengan lembut,ratu membalasnya . Akhirnya Dia menceritakan mengenai perjanjian pernikahan nya dengan darul,tapi dia minta mama darul agar berpura-pura tidak mengetahui nya dan mama darul menyetujui nya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ