
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Setelah mengganti pakaiannya dengan kaos yang diberikan oleh pak randy,gladis duduk disebelah rayan karna memang hanya kursi disebelah rayan yang kosong.
Saat ini mereka sedang berada dimeja makan,mereka ingin makan siang bersama tapi menunggu kedatangan gladis. Pak randy menatap gladis dan rayan secara bergantian,dia sudah menyukai gladis yang sangat menyukai anak-anak dan membantu kebutuhan panti dengan bekerja keras.
"kalian cocok sekali, kenapa kalian tidak menikah saja " ucap pak randy dengan lembut menatap gladis dan rayan,rayan membulatkan matanya. Dia terkejut dengan ungkapan papa nya itu
__ADS_1
Pak randy melihat reaksi wajah rayan,dia tau kalau rayan tidak akan mau menikahi wanita seperti gladis yang sederhana sehingga pak randy hanya tersenyum kemudian mengalihkan pembicaraannya
"jika saja bapak yang masih muda,pasti bapak mau menikahi wanita cantik dan baik seperti gladis tapi sayangnya bapak sudah tua lagi pula hati bapak sudah dibawa mati oleh mama nya rayan."jelas pak randy yang mengingat mendiang istrinya, dia melirik ke arah rayan
"wah....beruntung sekali ibu ya,bisa mendapatkan pria setia seperti anda tuan....ibu memang sangat baik,kami benar-benar merasa merindukan nya saat ini" ucap bu panti yang begitu mengenal mama nya rayan,sebelum pak randy yang memberikan bantuan pada panti sebenarnya mama nya rayan lah yang lebih dulu memberikan bantuan pada mereka. Hingga saat mama rayan meninggal jadi yang meneruskannya pak randy,saat ini bahkan pak randy mengajak rayan agar mengikuti jejak mama nya yang seornag dermawan
Gladis tidak menyangka kalau pak randy mengatakan hal seperti itu,saat dia terjun ke club . Gladis sudah tidak memikirkan untuk menikah,karena dia tidak ingin nantinya suami nya tau bagaimana latar belakangnya sebagai wanita malam. Dia memilih untuk hidup melajang sendirian,walaupun dia sering melihat anak-anak tetangga nya yang usia nya hampir sama seperti nya selalu berkencan dengan pacar nya dan dia juga sebenarnya ingin merasakan diperhatikan dan dimanja oleh pacar nya. Tapi bagi nya kehidupan anak-anak panti sangat penting bagi nya makanya dia memutuskan untuk melupakan hal-hal mengenai pria
__ADS_1
"hhmm....gladis,kamu masih bekerja dirumah makan kemarin?"tanya pak randy yang memang mengetahui gladis pernah bekerja di rumah makan itu
"ma...masih pak" jawab gladis berbohong,dia melirik ke arah rayan . Dia tidak ingin rayan mengatakan kebenaran mengenai pekerjaannya sebagai wanita malam di club,dia makan dengan dada yang berdebar. Dia takut jika rayan memberitahu pak randy
Saat sedang menikmati makanan,gladis merasakan sebuah tangan yang sudah mengelus-elus paha nya. Membuat gladis membulatkan matanya,dia mengambil tangan yang berada di paha nya malahan sudah hampir masuk kedalam gua sensitif miliknya. Dia meremas jemari tangan yang diketahuinya adalah tangan rayan,rayan terus berusaha mengarahkan tangannya pada daerah sensitif gladis. Tapi lagi-lagi gladia menahannya hingga Membuat nya kesal dan marah,
Rayan menarik tangannya,wajah nya terlihat cemberut saja hingga mereka selesai makan. Ibu panti mengajak pak randy juga rayan ke halaman belakang,dia ingin memperlihatkan pembangunan taman bermain untuk anak-anak panti agar mereka merasa tidak bosan. Sedangkan gladis memilih membersihkan bekas makan mereka bersama beberapa anak perempuan yang berusia sepuluh tahunan,mereka terdengar bernyanyi dan berdendang sambil mengerjakan tugas nya hingga semua selesai.
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya.....makasih😘😘😘😘😘