
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Gladis masih memapah tubuh max, mereka menuju restauran dimana max meninggalkan mobil nya. Saat sampai disana ,gladis membuka pintu mobil dan mendudukan max di belakang untuk sementara.
"maafkan aku,aku ngak bermaksud mencubit perut mu tadi. Aku hanya refleks saja,mungkin karena dulu aku sering seperti itu pada setiap pria yang aku temui" ucap gladis dengan sedih,karena tangannya tadi lag membuat max terkejut dan mengerem mendadak. Jika dia tidak melakukannya mungkin mereka sudah berada di pantai
Max yang mendengar nya merasa kesal,dia menatap wajah gladis dengan tajam membuat gladis bingung harus apa karena gladis berpikir kalau max marah pada nya karena mencubit perut nya
"ini....aku ngak bisa bawa mobil,jadi bagaimana?"tanya gladis bingung,didaerah sana juga ngak ada penginapan
"hhmm....kamu ambilkan ponsel ku didepan" ucap max
Gladia yang memang sudah duduk disamping max di kursi penumpang belakang,dia menunduk dan memajukan tubuh nya kedepan hingga max melihat dengan jelas bo*kong dan paha mulus milik gladis. Apalagi terlihat sedikit underware gladis yang berwarna hitam ,membuat dirinya menelan saliva nya dengan susah payah.
"nih...." ucap gladis yang sudah kembali duduk disamping nya
__ADS_1
"eekkhm....makasih," jawab max yang mulai tersadar
Max mengetik sesuatu di ponselnya,tak lama seseorang datang menghampiri mobil max dan mengetuk kaca jendela nya. Membuat gladis menurunkan kaca nya
"anda perlu supir pengganti ?"tanya pria yang mengetuk jendela tadi
"hhmmm....tolong antarkan kami ke alamat yang aku kirim tadi" jelas max,gladis hanya mendengarkan nya saja.
"pak....hhmmm...apa ada toko obat dekat sini?"tanya gladis menatap wajah pak supir dari spion
"didepan ada nona" jawab pak supir itu
"kalau begitu nanti berhenti didepan sebentar ya pak,makasih" ucap gladis dengan sopan
Max hanya diam saja,kepala nya masih sedikit pusing akibat benturan dan pukulan dari pria tadi. Dia memejamkan matanya, hingga tak menyadari mobil yang sudah berhenti dan gladis keluar untuk membelikan beberapa obat untuk max.
__ADS_1
Pak supir menjalankan mobilnya kembali,saat melihat gladis sudah masuk. Gladis mulai membuka alkohol untuk membersihkan luka diwajah max ,max masih menyandarkan kepalanya di sandaran kursi.
"aaaw....."teriak max merasakan perih diwajah nya
"oh....maaf,aku hanya membersihkan luka nya saja agar tidak infeksi " ucap gladis dengan wajah bersalah
"ah....ngak apa-apa,lanjutkan saja" jawab max
Max menikmati pemandangan didepannya,wajah gladis yang serius mengobati luka max. Senyuman tipis di wajah max membuat gladis mengernyitkan dahi nya,kemudian dia menatap mata max seolah menanyakan ada apa. Tapi tak lama senyum max memudar,dia berpura-pura ngak tau.
Setelah mengobati max,gladis membereskan obat-obatan dan memasukannya kedalam plastik. Kemudian dia melihat max kembali menutup matanya,dia juga ikut memejamkan matanya disebelah max hingga akhirnya mereka sampai didepan rumah nya.
Max terbangun lebih dulu,dia menatap ke arah gladis yang masih tertidur disamping nya. Max memberikan uang bayaran pada supir pengganti,dia memberikannya lebih untuk ongkos taksi saat kembali nanti. Apalagi hari sudah mulai larut malam
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘