
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Sebuah taman yang sedang dibangun dari uang pak randy,itu permintaan terakhir sang istri yang ingin membuat anak-anak di panti nyaman dalam bermain. Pak randy,bu panti dan juga supir pak randy sudah berjalan menuju pembangunan yang belum siap itu. Karena akhir pekan maka para pekerja sedang libur,sehingga hanya terlihat pekerjaan yang belum selesai.
"perkembangan pembangunan nya tinggal sedikit lagi pak" ucap bu panti dan pak randy mengangguk,dia merasa senang karena sebentar lagi taman bermain anak-anak akan selesai.
Di dapur,gladis sedang mencuci piring bekas makan mereka. Dia dibantu oleh riri salah satu anak panti yang masih berumur sepuluh tahun,riri membantu mengangkat piring yang sudah dicuci bersih oleh gladis kedalam lemari .
"kamu istirahat saja sana,tinggal sedikit lagi kok. Biar kakak saja yang nyiapin semua nya" ucap gladis melihat kearah riri yang terlihat kelelahan karena dari tadi dia sudah membantu membereskan rumah saat gladis masih bekerja,begitu yang didengar nya dari bu panti
"iya kak,riri ke kamar saja ya kak...riri mau tidur " jawab riri yang berjalan dengan cepat ke arah kamar nya
"eh...."ucap gladis tersentak saat ada seseorang yang memeluk tubuh nya dari belakang ,dia melirik ke arah samping sambil menorehkan kepalanya
__ADS_1
cup
Pria yang memeluknya tadi malah mencium pipi gladis dengan lembut,membuat gladis terkejut dan membersihkan tangannya dari air karena memang dia masih mencuci piring
"lepaskan aku" teriak gladis yang sadar jika yang memeluknya itu adalah rayan
"kenapa?apa karena aku belum memberikan uang ,makanya kau menolakku?"tanya rayan dengan nada mengejek membuat gladis kesal
"dengar tuan rayan,saat ini aku tidak bekerja jadi tolong menjauhlah dari ku" ucap gladis dengan kesal
"aku tidak membutuhkan uang anda tuan rayan" jawab gladis sambil melepaskan tangan rayan dari perutnya
Gladis terlepas dari rayan,dia mulai berjalan menjauhi rayan dan bergegas menuju kamar nya. Dia ingin tidur sekarang,perasaannya sedang benar-benar tidak senang dengan ucapan rayan. Memang benar jika adalah wanita malam,tapi dia tidak ingin anak-anak panti tau siapa dirinya.
__ADS_1
Gladis sudah masuk kedalam kamar nya,saat ingin menutup pintu kamar nya tiba-tiba rayan masuk dengan cepat kedalam kamarnya mengikuti gladis
"kamu kenapa masuk kedalam kamar saya tuan?saya ngak mau nanti pak randy juga ibu panti melihatnya,mereka pasti akan salah paham karena ini"jelas gladis tapi rayan tidka memperdulikan ucapan gladis,dia mendekati gladis dan mencium bibirnya dnegan lembut.
"hhmm....enghm...." erangan gladis saat bibirnya ditutup oleh rayan dengan bibirnya
"hentikan tuan,aku bisa menjerit agar semua tau apa yang telah anda lakukan pada ku" ucap gladis yang kini sudah mengigit bibir rayan
"ssshh.....Kau tau,banyak wanita yang ingin tidur bersama ku " jelas rayan dengan bangga nya
"aku tidak perduli dengan mereka bagi ku ,kau hanya lah pria yang sama seperti pelanggan ku. Saat ini aku tidak bekerja,jika kau ingin tubuhku....kau bisa datang ke club,aku tidur dengan mu karena uang bukan dari hati ku...." jelas gladis dengan tegas
"sekarang keluar " ucap gladis menatap tajam mata rayan,dia merasa kesal melihat tingkah laku rayan
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππ