
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Rayan diperiksa oleh dokter,dia menatap sekelilingnya. Kesadarannya belum terkumpul sepenuh nya, setelah pemeriksaan selesai. Rayan dinyatakan kondisi nya sangat baik,tapi dia harus banyak istirahat karena luka di kepalanya sedikit lebar dan masih basah.
"tuan....apa ada yang masih sakit?" tanya asisten rayan menatap wajah rayan yang meringis
"kepala ku masih sakit....hhmm....kenapa aku bisa disini?" ucap rayan sambil memejamkan matanya
"anda kecelakaan tuan,sudah tiga bulan anda koma" jelas asisten rayan
Rayan membulatkan matanya,dia terkejut kemudian dia ingin berdiri tapi kepala nya pusing dan hampir membuatnya terjatuh. Untung saja asisten rayan berada disamping nya sehingga langsung menahan tubuh rayan
"anda harus banyak istirahat tuan,kalau tidak luka anda akan terbuka lebar lagi" jelas asisten rayan dengan khawatir
"ratna...aku harus menemui nya " ucap rayan yang berusaha berjalan mendekati pintu
__ADS_1
"tapi tuan,keadaan anda saat ini..." jawab asisten rayan tapi dipotong oleh rayan
"tolong antarkan aku kerumah ratna sekarang,aku ingin menemuinya dan menikahinya" ucap rayan dengan sedikit bentakan
Asisten rayan pun berjalan menggandeng rayan keluar dari ruangan vip itu,dia berpas-pasan dengan sekretaris nya . Rayan menyuruh sekretaris nya untuk menjemput pegawai KUA agar dibawa kerumah ratna,dia ingin menikahi ratna disana. Dia ngak mau kehilangan ratna ,saat ini dia sangat merindukan ratna.
Sepanjang perjalanan rayan berusaha menelpon nomor ratna,dia menghubungi nya berkali-kali tapi tak diangkat sama sekali. Hati nya mendadak terasa sakit,dia takut jika ratna menolaknya karena ini sudah tiga bulan dari janji mereka waktu itu
Tak lama mereka sampai didepan rumah kontrakan ratna,terlihat rumah itu tertutup dan gelap. Rayan berdiri bersandar pada tubuh asistennya,dia masih merasa lelah dan pusing.
"ratna...rat....ratna...."
Ketukan oleh asisten rayan juga panggilan dari suara lemah rayan,dia sudah menangis merasa kan sakit didada nya juga kepalanya yang masih terasa pusing.
"seperti nya tidak ada ornag tuan...." jelas asisten rayan yang mengintip dari jendela rumah ratna yang sedikit tersibak kain gorden nya
__ADS_1
Asisten rayan mendudukan rayan di bangku kayu panjang didepan rumah itu,dia terus mengetuk pintu rumah ratna sesuai perintah rayan hingga tak lama sekretaris rayan datang besama beberapa anggota KUA.
Didepan rumah ratna sudah terlihat ramai, sehingga para tetangga dan pemilik rumah kontrakan itu datang . Dia merasa heran karena banyak orang datang disana,apalagi kondisi rayan yang masih memakai pakaian pasien rumah sakit juga memakai perban dikepala dan kaki nya.
"ada apa ini?apa ratna sudah membuat anda seperti ini?" tanya pemilik rumah kontrakan itu
"pasti iya buk,si janda itu sudah membuat keributan makanya para bapak-bapak ini datang mencari nya" ucap salah seorang wnaita yang merupakan penyewa kontrakan disana juga,dia tidak suka melihat ratna karena banyak pria menyukai ratna yang seorang janda dari pada dirinya yang masih gadis
"benar buk,lebih baik kita usir saja buk. Pasti bapak ini sudah dipukuli oleh pria lain yang suka dengan janda gatal itu...." jelas yang lainnya dengan nada ketus karena memang sebagian dari mereka tidak menyukai ratna ,entah kenapa ratna juga tidak tau.
Ratna dari jauh melihat keadaan rumah nya yang ramai,dia yang baru saja pulang dari mengantarkan arga sekolah karena hari ini dia merasa tidak enak badan dan ingin istirahat.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1