
❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Dessy berpikir dengan keras,dada nya terasa sangat sesak dan penuh. Ada baiknya dia menceritakan semuanya pada ramly,apalagi benar yang dikatakan ramly kalau bisa saja ini terakhir kali nya mereka bertemu. Malah dessy berdoa semoga ini terakhir kali nya,tapi mungkin tuhan akan mengabulkan nya. Dia juga akan kembali ke kota nya
Dessy memilih menceritakan siapa dirinya,dia juga menceritakan mengenai bai li dan lili juga paman jiang. Ramly merasa kasihan,dia menatap wajah dessy dengan tatapan sendu.
"kau menikah saja dengan ku,tidak akan ada yang tidak menyukai mu karena kedua orang tua ku sudah meninggal dan aku hanya tinggal sendiri saja sekarang ini" jelas ramly dengan serius
"ha....ha....bapak ini ada-ada saja,bapak pikir pernikahan itu permainan apa?" ucap dessy sambil tertawa
__ADS_1
"aku serius " jawab ramly menatap serius pada dessy
Dessy terdiam,dia tidak ingin terbuai dengan ucapan pria asing yang baru di kenal nya beberapa jam ini. Dia memilih berdiri dan akan pergi dari sana,dia tidak ingin menanggapi ucapan pria asing yang tidak diketahui asal usul nya. Tapi tangannya di tarik oleh pria itu,membuat dessy terduduk dipangkuan ramly dan hal itu dilihat oleh bai li. Tadi nya bai li ingin mengantarkan dessy pulang ke apartemennya karena mungkin ini terakhir kali nya dia akan bertemu dengan dessy
Bai li mengenal siapa ramly,rekan bisnis nya yang memiliki perusahaan yang lebih besar dari milik nya. Bahkan ramly memiliki beberapa saham di perusahaan lainnya,bai li juga yakin kalau ramly merupakan salah satu pelanggan dessy.
Bai li memilih untuk masuk ke dalam ruangannya,ini terakhir kali nya dia akan melihat dessy karena dia berniat untuk tinggal dikota ini saja.
Ramly hanya diam saja melihat kepergian dessy,dia akan mencari dessy nanti setelah semua pekerjaan nya selesai.
__ADS_1
Dessy sudah sampai di apartemen milik bai li, dia masuk dan membereskan koper milik nya. Setelah selesai,dessy memilih untuk mandi. Tubuh nya terasa lengket karena berlarian saat di perusahaan bai li tadi,apalagi dia membantu ramly ke mobil.
ting....
Pesan masuk kedalam ponsel nya,dia melihat tiket pesawat yang dikirimkan untuk nya dari bai li. Dessy tersenyum menatap ponselnya,begitu cepat bai li mengirimkan tiket itu pada nya. Dessy berpikir jika bai li memang ingin dessy segera pergi,air mata nya kembali jatuh tapi dengan cepat dia menghapus nya. Harus nya dia senang karena paman jiang ngak akan menyuruh nya menjauhi bai li lagi
Dessy memilih segera pergi ke bandara,walaupun waktu keberangkatannya masih beberapa jam lagi tapi dia memilih untuk menunggu di bandara saja. Dia tidak ingin nanti nya bai li pulang ke apartemen nya dan menemukan dirinya masih ada disana
Dessy mengirimkan pesan pada bai li,kalau dia akan pergi ke bandara sekarang tapi dia akan pergi membeli oleh-oleh di dekat bandara. Dia juga mengucapkan terima kasih pada bai li karena sudah membiarkannya melihat kota yang indah itu.
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘