
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Setelah melakukan percintaan yang panas di hari yang panas,kedua nya berpelukan untuk menghilangkan rasa lelah. Rayan mengecup pucuk kepala ratna dengan lembut,dia senang karena ratna yang selalu mendominasi permainan mereka seperti saat pertama kali mereka melakukannya. Walaupun saat itu ratna melakukannya karena ingin membuat rayan pergi meninggalkannya tapi kali ini ratna melakukannya karena memang kewajiban dan rasa cinta nya pada rayan
tok...tok...tok....
"ma.....ma...."
Pintu diketuk cukup kuat dari luar,teriakan arga terdengar sangat kuat juga. Rayan melihat ratna yang masih tertidur,sudah setengah jam mereka tertidur setelah percintaan panas mereka. Jadi ratna masih terlihat sangat nyenyak sekali,rayan turun dari tempat tidur dan memakai boxer juga kaos nya. Dia berjalan mendekati pintu dan membukanya,tapi dia langsung keluar karena dia tidak ingin arga melihat ratna yang masih polos
"pa....mana mama?nenek bibik manggil kita untuk makan siang,arga dah laper pa" ucap arga dengan nada polos nya
Rayan tersenyum dan meraih tubuh mungil laki-laki didepannya ini yang sudah menjadi putra nya saat ini, dia membawa arga menuju dapur dimana bibik sudah menyiapkan makanan diatas meja.
__ADS_1
"kita makan duluan ya,mama masih tidur. Mungkin mama kecapean karena beresin kamar tadi" jawab rayan membuat arga mengangguk dan duduk di kursi yang sudah di siapkan untuk nya
"makan lah...." ucap rayan, dia hanya menemani arga untuk makan tapi dia tidka ikut makan karena ingin makan bersama dengan ratna.
Saat arga baru menghabiskan setengah makanan nya, tiba-tiba ratna berjalan mendekati mereka. Ratna sudah memakai dress biasa,sepertinya ratna belum mandi dan langsung memakai pakaian saja.
"kamu sudah bangun?" tanya rayan lembut dan menarik kursi disampingnya agar ratna duduk di dekat nya
Rayan tersenyum mendengar ucapan ratna,dia melihat ratna mengambil makanan dengan cepat kemudian meletakkannya di hadapannya membuat rayan menatap wajah ratna.
"buat papa....karena papa butuh banyak tenaga untuk nanti malam" bisik ratna membuat rayan membulatkan matanya sempurna,dia terkejut mendengar ucapan ratna yang terbuka dan blak-blakan pada nya
Ratna dengan santai menghabiskan makanannya, entah kenapa selama kehamilannya dia selalu ingin bercinta dengan rayan. Tubuh rayan seolah menjadi candu untuk nya,rayan masih menatap wajah cantik ratna yang terbilang alami tanpa polesan make up sedikit pun.
__ADS_1
Setelah selesai makan mereka menghabiskan waktu bertiga dihalaman belakang,halaman yang penuh dengan kenangan papa nya. Tak terasa air mata rayan keluar dan diketahui oleh ratna,ratna menarik wajah rayan dengan kedua tangannya. Menatap manik mata coklat itu yang kini dipenuhi oleh air mata,ratna tau pasti rayan sangat merindukan papa nya
"jangan menangis" ucap ratna lembut,dia menarik tubuh rayan dan memeluknya
"aku....rindu papa,aku sudah membuat papa kecewa hiks....hiks..." jawab rayan masih menangis dipelukan ratna
"beliau sudah tenang disana,jangan menangis lagi....sekarang ada kami ,sebentar lagi juga ada anak mu yang merupakan keturunan nya jadi kamu jangan sedih lagi. Kita akan sering-sering mengunjungi papa " ucap ratna berusaha menenangkan rayan.
Waktu terus berlalu ,semuanya terlihat bahagia bagi rayan. Berkumpul bersama dengan orang-orang yang dicintainya,dia juga sering mengunjungi makam pak randy jika dirinya rindu
tamat....
Cerita rayan dan ratna tamat ya say,nyambung ke cerita lainnya. Karena ada melati temannya laras dan juga citra si wanita malam yang masih virgin,mau tau ceritanya bagaimana dia melayani tamu jika dia masih virgin
__ADS_1