
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
bug...bug...
Steve langsung memukul wajah rayan,dia sudah menarik kerah kemeja rayan membuat Nadya terkejut. Nadya menarik tangan steve,dia merasa kesal melihat sikap steve. Sebenarnya dia senang mendengar steve mengatakan kalau Nadya adalah wanita nya,tapi dia tidak menyangka jika steve malah memukul rayan
Rayan membalasnya,hingga sekuriti datang dan melerai kedua nya. Nadya menatap ke arah steve,dia merasa kasihan pada steve karena wajah steve terlihat babak belur sama hal nya dengan wajah rayan. Nadya membawa rayan kedalam kamar yang sudah dipesan oleh rayan,sedangkan steve masuk ke dalam kamar yang dipesan nya dengan wanita lainnya.
Nadya mengambil kotak obat dan mengobati wajah rayan,dia ingat wajah steve tapi dia harus melayani rayan. Rayan sudah duduk bersandar di sofa ,dia memegang kepalanya yang sedikit pusing.
"maaf ya....aku ngak tau kalau tuan steve akan bersikap seperti itu" ucap Nadya merasa kasihan pada rayan
"tidak apa-apa,aku hanya melihat jika tuan steve menyukai mu....mungkin sebentar lagi dia akan menikahi mu dan membawa mu keluar dari sini"ucap rayan membuat Nadya hanya tersenyum saja
Nadya masih mengingat ucapan steve,jadi dia tidak ingin terlalu berharap. Apalagi Nadya tau kalau steve memiliki istri juga anak ,rayan menatap wajah Nadya yang cantik alami .
__ADS_1
"hhmm....apa kita mulai sekarang?"tanya Nadya,dia ingin segera melihat keadaan steve. Entah mengapa dia merasa kasihan pada steve,dia tau kalau dia sudah mulai menyukai steve.
"aku ingin istirahat saja ,kau temani aku disini ya...." jawab rayan
Kriiing....kriiing....
Ponsel Nadya berbunyi,tadi nya dia sudah mematikan ponselnya tapi karena rayan mengatakan kalau dirinya hanya ingin istirahat saja makanya dia memilih untuk mengaktifkan ponselnya kembali.
Terlihat nama laras di layar ponselnya,Nadya langsung mengangkatnya tapi dia keluar dari kamar rayan. Dia takut jika mengganggu rayan yang sedang istirahat,Nadya mengangkat ponselnya didepan pintu kamar itu.
"kak....kok belum ngirim uang untuk bayar hutang?" tanya laras,membuat Nadya menepuk keningnya. Dia lupa mengirimkan uang bulan ini karena sibuk mengurus masalah dessy
"hhmm....nanti kakak kirim ya,kakak lupa...sekalian uang ujian kamu" jawab Nadya lembut
"uang ujian ku ngak usah kak,aku ada kok uang nya dari hasil berjualan" ucap laras diponsel nya
__ADS_1
"ooh....baiklah,kalau begitu untuk bayar hutang dan untuk biaya dirumah saja ya laras..."jawab Nadya
Steve tadi nya ingin keluar dari kamar nya tapi saat ingin keluar,dia melihat Nadya berdiri didepan pintu sambil memegang ponselnya. Steve mendengar semua pembicaraan Nadya dan laras yang mengenai hutang piutang,dia jadi ingin tau apa yang terjadi dengan Nadya.
Nadya masuk kembali kedalam kamar rayan,dia duduk di sofa melihat rayan yang sudah tidur diatas tempat tidur. Nadya hanya memandang wajah rayan yang tertidur dengan pulas nya ,kemudian dia berjalan keluar. Dia ingin melihat kondisi steve,bertepatan kamar mereka bersebelahan jadi Nadya dengan mudah nya mendatangi kamar steve.
tok...tok...tok..
ceklek
Pintu pun terbuka,terlihat gladis berdiri didepan pintu . Nadya berjalan masuk kedalam kamar steve,dia melihat steve sedang memejamkan matanya di sofa,gladis yang menemani steve di dalam kamar itu.
"hhmm.....gladis,bisa kamu temani tuan rayan disebelah. Nanti jika tuan rayan mencari ku,kau bisa memanggil ku segera....aku akan datang " ucap Nadya dan gladis langsung keluar menuju kamar rayan
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih 😘😘😘😘😘😘