Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 157


__ADS_3

☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘


cup


Max mengecup kening gladis,membuat gladis terbangun. Senyuman lebar dia berikan untuk gladis saat gladis membuka matanya,dia membantu gladis untuk duduk.


"sayang....ayo makan dulu,setelah ini kita ke dokter. Aku ingin memeriksakan keadaan mu,aku ingin kau cepat hamil" ucap max membuat gladis membulatkan matanya sempurna,dia tidak menyangka max sangat antusias dalam urusan kehamilannya


"mana mungkin tadi malam melakukannya langsung bisa hamil?kamu jangan buat malu ah....nanti kalau sudah sebulan baru kita periksa,kamu yang sabar ya sayang" jelas gladis dengan lembut sambil mengelus kepala max seperti anak kecil


Max terlihat tersenyum juga,tadi nya dia ingin menjadikan anak nya alasan untuk bisa terus bersama dengan gladis. Dia takut jika gladis pergi meninggalkannya,tapi perkataan gladis membuat hati nya sedikit tenang .

__ADS_1


Max memeluk tubuh gladis dengan lembut,dia membenamkan wajah nya diantara gundukan kenyal kesukaannya. Gladis terus mengelus kepala belakang max,membuat max semakin mencintai gladis. Perlakuan gladis yang lembut membuat dirinya merasa nyaman


"hei...kau ingin seperti ini terus?aku sudah lapar" ucap gladis yang melihat tingkah max yang terus memeluk nya


"oh iya ,makan lah dulu. Semua keluarga ku sudah menunggu di restauran bawah,mereka akan mengajak kita sarapan " jelas max,membuat gladis terkejut tapi dia melihat roti bakar yang disiapkan oleh max. Walaupun hanya roti bakar dan segelas jus ,tapi dia senang max mempedulikannya padahal ini hari pertama mereka menjadi suami istri


"kenapa ngak bilang dari tadi sih?aku kan belum mandi" jawab gladis sambil cemberut


"makan lah dulu buat mengganjal perut mu,setelah itu kita mandi. " ucap max


"hhmm....jika kau ingin,kita bisa mandi bersama untuk mempersingkat waktu" jelas max sambil tersenyum mesum,padahal tadi nya dia hanya ingin mengatakan kita mandi saja bukan mandi bersama tapi ide gladis boleh juga menurut nya

__ADS_1


"ah....tidak-tidak ,yang ada kita bukan cepat tapi bakalan lama" jawab gladis dengan melotot menatap max sambil memakan roti yang dibakar oleh max,rasa nya cukup enak menurut nya


Akhirnya dengan sedikit paksaan ,mereka pun mandi bersama. Melakukannya lagi didalam bathup tanpa memperdulikan keluarga mereka yang menunggu mereka direstauran,tapi keluarga max memahami nya. Mereka sarapan lebih dulu tanpa menunggu sang pengantin ,berbeda dengan bu panti. Dia menunggu kedatangan sepasang pengantin itu,dia takut jika max membuat gladis terluka dan menyiksa nya seperti yang dilakukan oleh rayan


"tenang lah bu,saya yakin jika max memperlakukan gladis dengan baik. Jika max berani menyakiti menantu ku itu,maka aku berjanji akan menghukum max berkali-kali lipat. " ucap mama max menenangkan bu panti,karena terlihat sekali wajah khawatir dari bu panti.


"saya hanya takut membuat gladis menderita lagi bu,karena selama ini gladis lah yang telah memberikan bantuan pada anak-anak panti. Gladis merupakan anak yang baik" jelas bu panti


"kami tau,max ngak salah memilih wanita. Gladis memang anak yang baik ,kami akan menjaga nya" ucap mama max sambil mengelus punggung belakang bu panti


"terima kasih bu,terima kasih karena sudah menerima gladis dengan baik" jawab bu panti dengan mata yang berkaca-kaca

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2