
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Pak randy semakin dibuat heran saat rayan memaksa gladis untuk terus menemani max,walaupun gladis tidak menolaknya tapi dia terus menyuruh gladis menemani max.
"baiklah.....biarkan aku yang mengajak mu untuk berkeliling dikota ini,sedikit banyak nya aku tau kota ini karena aku sering kesini. " ucap max,dari tadi dia hanya diam saja mendengar pembicaraan rayan dan pak randy
Pak randy menatap max yang tersenyum,dia sudah merasa kalau max memang menyukai gladis. Rayan tersenyum mendengar ucapan max,rencana awalnya berhasil. Dia yakin rencana kedua nya juga akan berhasil ,karena saat ini tidak ada penolakan dari max.
Setelah berdebat dan akhirnya gladis menyetujui permintaan rayan,walaupun pak randy tau pasti kalau rayan merencanakan sesuatu tapi jika gladis menerima nya maka dia tidak bisa menolaknya lagi. Bagi nya saat ini kebahagiaan gladis lebih penting,dia merasa sangat bersalah karena menjodohkan gladis pada rayan.
Waktu terus berlalu hingga akhirnya minggu pun tiba,gladis sedang bersiap dikamar nya. Rayan membelikan dress yang terlihat sedikit seksi untuk gladis,dia ingin membuat max semakin cinta pada gladis.
Setelah selesai,max mengajak gladis berjalan menuju mobilnya. Mereka sudah berpamitan dengan pak randy,begitu juga dengan rayan. Setelah kepergian max dengan gladis,rayan pun pergi menemui wanita bayarannya. Dia ingin merayakan keberhasilan rencana awalnya dengan menikmati tubuh wanita simpanan nya yang selalu menemani nya
__ADS_1
Di mobil,sesekali max melirik ke arah gladis yang terlihat sangat cantik dari biasanya itu. Dia tersenyum tipis tapi tidak diketahui oleh gladis karena gladis terus saja memandang keluar jendela ,dia menatap jalanan .
"eekkhm....kita kemana ni?ya"tanya max membuka pembicaraan
"terserah,aku juga ngak tau karena biasanya aku cuma ke pasar sama bik inah" jawab gladis tanpa melihat ke arah max
"hhmm....kalau begitu kita ke mall saja ya,kita belanja ....gimana ?" ucap max memberikan saran ,dia yakin kalau gladis pasti menyukai nya
"hhmm....kalau ke taman aja ada ngak disini ?"tanya gladis,dia tidak suka berbelanja ke mall ,dia lebih suka berbelanja di toko-toko pinggir jalan saja
"taman?hhmmm.....seperti nya kalau masih pagi gini belum ada orang"jawab max sambil mengernyitkan dahi nya Kemudian dia tersenyum ,dia benar-benar yakin dengan hati nya. Gladis adalah wanita yang berbeda dari yang lainnya
"kalau kamu mau kita ke pantai saja,bagaimana ?"tanya max membuat gladis tersenyum menatap max sambil mengangguk
__ADS_1
Max pun menjalankan mobil nya menuju pantai,karena perjalanan cukup lama . Max memutuskan untuk berbincang mengenai kehidupan gladis
"kamu bahagia dengan pernikahan mu?"tanya3 max dengan ragu
Gladis menatap ke arah max,mungkin max tidak mengetahui mengenai dirinya. Dia kemudian menatap ke arah jalanan didepannya,dia yakin jika rayan ingin dirinya memberikan pelayanan plus pada max agar max menanamkan investasi di perusahaan nya
"aku menikah karena perjodohan dan dia tidak menyukai ku,makanya dia memperbolehkan aku menemani mu" jelas gladis dengan tenang
Max mengernyitkan dahi nya,dia masih mencerna ucapan gladis. Max kembali ingat saat rayan memperlakukan gladis sangat kasar malam itu
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1