
☘☘☘☘☘☘☘☘
Pak randy menatap wajah putra nya yang tertidur dengan nyaman di kasur gladis,padahal kasur itu terlihat biasa saja tidak seperti kasur milik mereka yang berkualitas. Kemudian pak randy tersenyum,dia sudah menemukan obat untuk anaknya
"hhmm....gladis,coba kamu duduk di dekat rayan" ucap pak randy membuat gladis bingung
"tolong lah,dan kamu harus lebih dekat lagi dengan rayan...sentuh lengannya,seperti pelukan" ucap pak randy lagi,gladis menjadi bingung. Dia menatap wajah bu panti dan bu panti mengangguk,dia benar-benar malas berurusan dengan rayan
Gladis mulai mendekatkan dirinya di pinggiran tempat tidur,dia mulai mengelus lengan rayan dengan lembut . Dia tidak ingin mengikuti ucapan pak randy yang menyuruhnya untuk memeluk tubuh rayan
Rayan merasakan sentuhan tangan dilengannya,dia membuka sedikit matanya sambil mengelap bibirnya dengan tangan lainnya. Melihat gladis berada disampingnya membuat rayan tersenyum dan menarik pinggang gladis dan membawanya ke dalam pelukannya
"aaakh...."teriak gladis saat merasakan tubuh nya melayang dan berada dipelukan rayan,rayan membuat gladis seperti guling. Dia mendekap erat tubuh gladis dengan erat seolah tidak ingin melepaskannya
"hei...lepaskan aku" bentak gladis
Pak randy dan bu panti menatap rayan dan gladis dengan tersenyum,mereka senang kalau gladis dan rayan bisa menikah. Apalagi penyakit rayan bisa diobati oleh gladis,membuat pak randy ingin segera menikahkan mereka berdua.
__ADS_1
"aku ngantuk gladis,aroma tubuh mu itu benar-benar bisa membuat ku nyaman dan tenang...." jawab rayan masih memejamkan matanya
"aku akan membayar mu,tenang saja" jawab rayan yang tidak mengetahui keberadaan papa dan ibu panti
Pak randy dan bu panti saling menatap,mereka penasaran dengan ucapan rayan. Sedangkan gladis merasa terkejut dengan ucapan rayan
"rayan....rayan...bangun lah,ayo kita pulang" teriak pak randy,tapi rayan masih terus memeluk tubuh gladis yang kini berada disampingnya
Rayan enggan membuka matanya,dia masih memejamkan matanya sambil memeluk gladis. Membuat pak randy dan bu panti sama-sama menggelengkan kepalanya
"kalau begitu kita nikah kan saja mereka" ucap pak randy menatap ke arah bu panti
Rayan terbangun,dia bangkit dan duduk sambil mengelap saliva nya yang sudah berserak di depan bibir nya. Rayan terkejut mendengar gladis menolaknya
"kenapa gladis?apa kamu sudah punya kekasih?"tanya pak randy menatap gladis,begitu juga dengan bu panti dan rayan
"bukan begitu pak,hanya saja ....saya ngak pantas menjadi istri tuan rayan pak,saya cuma anak panti saja" jawab gladis yang tiba-tiba mendapatkan alasan yang tepat
__ADS_1
"aku tidak keberatan pa,kami akan menikah tapi aku ngak yakin jika gladis bisa hamil" ucap rayan menatap ke arah gladis membuat gladis bingung
"maksudnya?apa gladis mempunyai penyakit tidak punya keturunan?"tanya pak randy menatap gladis dan bu panti bergantian
"saya rasa tidak ada,tapi....apa benar begitu gladis?" ucap bu panti ikut penasaran
Gladis bingung harus jawab apa,tapi gladis seperti tau maksud ucapan rayan. Dia hanya menganggukan kepalanya saja,rayan tersenyum melihat gladis mengikuti permainan nya itu.
"bagi papa ngak masalah jika gladis ngak bisa punya anak,kita bisa mengadopsi anak dari panti ini" jelas pak randy
"sebaiknya kita pulang saja dulu" ucap pak randy yang kini sudah berjalan keluar dari kamar gladis
Bu panti mengikuti langkah kaki pak randy,mereka menunggu rayan diluar. Sedangkan rayan menatap ke arah gladis sambil tersenyum
"aku bersedia menikahi mu,tapi dengan satu syarat. Aku ngak mau kau hamil anakku,aku ngak mau anakku lahir dari wanita malam seperti mu" bisik rayan dengan cepat
"setelah menikah ,aku akan mencari wanita yang benar-benar masih virgin. Aku akan menanam benih ku pada nya,kemudian menikahinya dan menceraikan mu. Jadi bersiaplah untuk menjadi janda jika memang kau ingin menikah dnegan ku" jelas rayan dengan pelan,karena dia tidak ingin papa nya mendengar ucapan mereka
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘