
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Tiga bulan sudah nila bekerja di cafe milik nino,selama itu juga nino tidak berada di cafe itu. Dia sedang keluar kota karena dia ingin membuat cafe baru disana,makanya dia langsung melihat pembangunan cafe disana.
Selama tiga bulan ini juga nila berteman dengan cindy,mereka sering pulang bersama. Kedua anak nya sering dititipkan ke tetangga nya jika mereka pulang sekolah hingga dia pulang bekerja, hanya beberapa jam saja. Terkadang dia membawa nya juga,karena cindy bilang boleh membawanya tapi harus berada didapur
Hari ini nila pergi cukup pagi,dia sudah permisi pada bagian administrasi cafe kalau hari ini dia tidak bekerja karena ada acara disekolah anak nya. Ada pertemuan orang tua disekolah kedua anak nya,dia harus menghadiri nya karena pihak sekolah ingin membicarakan mengenai pembagian rapor dan masalah keuangan sebelum pembagian rapor
Nila sudah berada dengan kedua putra nya,kedua anaknya sangat terlihat sangat senang sekali karena setelah pulang dari sekolah mereka akan berjalan-jalan ke taman bermain yang baru saja buka didaerah situ
Mereka sudah berada di area sekolah,para orang tua dan murid juga sudah berkumpul di salah satu ruangan yang merupakan tempat perkumpulan. Semua mata menatap ke arah nila dengan tak suka,sebagian dari mereka tau pekerjaan nila dulu. Malah mereka sering menggosipkan nila yang tidak-tidak,tapi nila diam saja dan tidak ingin membalas nya
__ADS_1
Setelah sekitar satu jam pertemuan yang membicarakan mengenai urusan administrasi sekolah juga wisuda anak-anak nya,nila berjalan pelan keluar dari ruangan pertemuan. Semua mata melihat ke arah nya ,tapi nila cuek saja
"hei....perempuan ngak bener,masih ngak malu ya datang ke pertemuan ini?"
"memang ngak tau malu bu,mungkin karena memang urat malu nya sudah putus"
"iya....kedua anak nya juga ngak tau malu ,masih mau sekolah disini. Dasar anak haram "
"Anggap saja mereka iri pada kita karena kita itu seperti artis ,banyak yang memperhatikan "
Begitu lah yang selalu di katakan oleh nila,kedua anaknya juga tidak pernah menanggapi nya. Mereka berpikir jika semua nya hanya merasa iri pada mereka saja ,seperti ucapan mama nya. Apalagi nila sudah menjelaskan kepada kedua anak nya siapa papa mereka,foto pernikahan nila juga diperlihatkan oleh nya . Makanya mereka tidak memperdulikan ucapan mereka sama sekali
__ADS_1
Nila mengajak kedua anak nya untuk pergi ke taman bermain seperti janji nila pada mereka,selama ini nila selalu disibukan dengan bekerja di cafe. Kemarin saja saat dirinya masih jadi simpanan david makanya dia bisa mengajak kedua anak nya untuk berjalan-jalan dan bermain
"ma....kita naik itu ya" teriak salah satu anak nila yang menunjuk ke arah permainan mobil
"ayo...." jawab nila
Mereka bermain cukup lama ,hingga tanpa sadar mereka bertemu kembali dengan salah satu temannya yang memang tidak menyukai anak-anak nya nila.
"wah....wah....wah....lihat siapa ini?bisa-bisa nya orang miskin dan rendahan seperti mereka bermain disini" teriak anak kecil yang masih berusia enam tahun itu,membuat semua mata pengunjung menatap ke arah mereka
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘