
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Rere membulatkan mata nya,dia tidak percaya jika ayah dari anak nya sudah berdiri disana. Tapi dia berusaha untuk tenang,apalagi disana toilet umum. Mungkin vicky hanya ingin buang air kecil seperti dirinya,begitulah yang dipikirkannya
Rere berjalan melewati vicky,dia berpura-pura tidak mengenal vicky seperti keputusan mereka saat terakhir bertemu.
greeep
Tangan rere ditarik oleh vicky membuat langkah kaki rere terhenti,dia berbalik dan menatap wajah vicky
"selamat....akhirnya ada juga yang menerima wanita hamil seperti mu,walaupun bukan anak nya" ucap vicky,entah kenapa malah kata-kata itu yang terucap dari nya
"terima kasih,mungkin rejeki anak ku . Selamat juga buat anda pak,tolong lepaskan tangan saya " jawab rere dengan sopan
"iya....kau benar,mungkin karena rejeki anak mu...atau karena dia juga menanam saham pada mu " ucap vicky,lagi-lagi mulut nya berkata yang tidak sesuai hati nya
__ADS_1
deg....
Rere terkejut,dia ingin sekali menampar wajah vicky tapi dia berusaha untuk tetap tenang. Dia menarik nafas perlahan,kemudian menghembuskan dengan pelan. Dengan tangan yang mengepal,dia menghentakan tangan vicky hingga terlepas dan berlalu jalan menuju meja nya tanpa menjawab ucapan vicky
Rere duduk dan makan dengan tenang,dia tidak ingin memikirkan ucapan vicky tapi tetap saja ucapan vicky melintas di kepalanya hingga perut nya terasa sakit. Rere berusaha menahan nya,dia masih tidak ingin sakit didepan vicky hingga akhirnya dia tidak bisa menahannya lagi
"aakkh...." gumam rere tapi masih terdengar oleh ibu nya,dia sudah menundukan kepalanya
"kenapa re?apa ada yang sakit ?" tanya ibu rere dengan wajah khawatir ,ucapan ibu rere terdengar oleh semuanya
"pe...perut ku sakit" jawab rere dengan suara melemah,dia sudah sangat tidak tahan
"tarik nafas dengan panjang,buang perlahan lahan...." ucap dokter ilham,dia membuka jaket yang dipakai oleh rere dan menyuruh rere bersandar
Tangannya ingin menyentuh perut rere,dia ingin mengelus nya perlahan agar bayi nya tenang disana. Dia yakin jika rere memiliki banyak pikiran saat ini ,sehingga membuat perut rere kram
__ADS_1
"hentikan tangan mu,jangan sentuh wanita ku" bentak vicky yang menghempaskan tangan dokter ilham
Semua orang yang berada disana terkejut,rere tidak mengetahui apa pun. Dia sudah pingsan dan langsung digendong oleh vicky, ibu rere mengikuti vicky menuju mobilnya. Vicky memasukan rere kedalam mobilnya dan menjalankannya ke rumah sakit terdekat, ibu rere menemani rere dibangku belakang
"kau pria itu nak?" tanya ibu rere saat perjalan menuju rumah sakit
Vicky hanya mengangguk,dia masih memikirkan keadaan rere. Di belakang ada dua mobil mengikuti mereka,mobil dokter ilham dan mobilnya keluarga angel yang didalam nya ada mama nya vicky
Tak lama mereka sampai didepan rumah sakit,vicky menggendong tubuh rere lagi dan berlari dengan pelan menuju unit gawat darurat. Dia merebahkan tubuh rere di ranjang pasien sambil tetap menggenggam tangan rere
"tolong istri saya dok" ucap vicky yang masih menatap wajah rere yang masih terpejam dan terlihat pucat.
Dokter wanita yang bertugas sekarang pun sudah menjalankan tugas nya,dia memeriksa rere dengan tenang
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘