Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 167


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Saat ini gladis sudah berada diruang operasi, operasi akan dilakukan sekitar satu jam lagi. Dokter sudah bersiap-siap. Selama hampir empat bulan,gladis seperti ratu diperlakukan oleh mama dan kakek nya max. Mereka juga sudah tinggal dirumah utama,yaitu rumah kakek max.


"sayang....perut ku sakit" ucap gladis dengan pelan,max yang dari tadi terus berada disamping gladis. Dia ingin melihat anak-anaknya dikeluarkan dari dalam kandungan gladis


Tangan gladis meremas tangan max dengan kuat membuat max sedikit meringis,tapi dia bertahan dan memberikan semangat pada istri nya itu. Perut gladia terus terasa melilit seperti ingin be a be,dia terus mengejan tapi tidak mengeluarkan suara hingga tanpa sadar terdengar suara anak bayi


"oek....oooeeek...."

__ADS_1


Merry yang memang berada disana lebih dulu merasa terkejut,dia mendekati gladis. Dia melihat di kedua paha gladis sudah ada seorang bayi laki-laki yang keluar setengah badan nya, dengan cekatan merry melakukan tindakan dan menyuruh gladis untuk kembali mengambil nafas dan mengejan lagi


Gladis melakukan seperti apa yang dikatakan oleh merry hingga akhirnya bayi laki-laki itu sudah diberikan kepada perawat,bayi itu langsung dibersihkan oleh salah satu perawat. Tadinya merry memanggil dokter kandungan lainnya agar membantu dirinya untuk melakukan operasi kelahiran gladis,tapi tak disangka gladis melahirkan dengan normal.


Belum ada berapa detik,perut gladia mulai melilit kembali seperti tadi. Dia pun menarik nafas dan mengejan hingga akhirnya bayi perempuan keluar dari kedua pahanya juga,merry membantu nya lagi. Dia melakukan hal yang sama seperti yang pertama tadi,gladia juga mengikuti perintah merry hingga bayi kedua diserahkan kembali oleh perawat kedua.


Max terus memperhatikan anak nya keluar dari daerah sensitif milik istri nya,dia menatap wajah pucat gladis yang seperti kelelahan. Baru dua anak nya yang keluar,masih ada dua lagi didalam perut istri nya itu. Melihat gladis yang kelelahan,max mulai mengelap keringat dikening gladis dan memberikan semangat


Terlihat wajah gladis kembali berseri,apalagi perutnya kembali melilit seperti tadi. Dia pun mulai mengejan kembali untuk ketiga kali nya dibantu oleh merry dengan menekan bagian atas perut Gladis hingga akhirnya bayi ketiga keluar dengan selamat, bayi laki-laki yang langsung diberikan pada perawat ketiga. Para perawat itu memberikan tanda pada anak-anak gladia agar tidak tertular siapa yang lebih dulu keluar

__ADS_1


Proses ketiga pun berjalan lancar hingga akhirnya menunggu bayi ke empat,max terus mengelap keringat yang membasahi wajah gladis. Gladis sudah mulai kelelahan,dia merasa sudah tak sanggup lagi untuk melahirkan. Max melihat gladis yang mulai menutup matanya ,seperti ingin tidur. Dengan cepat tangan max menepuk pipi gladis dengan kuat seperti sebuah tamparan,hingga gladis membuka matanya dan perutnya kembali melilit lagi


"sayang....satu lagi,kok kamu malah mau tidur sih....ayo semangat,kakak nya sudah menunggu adik bungsu nya ini " teriak max dengan wajah kesal nya,membuat gladis tersenyum dan juga meringis karena perutnya terus melilit hingga akhirnya dia mengejan dan keluarlah anak yang ke empat.


Nafas gladis sudah terengah-engah kembali seperti sebelumnya, max bernafas lega. Dia mencium kening gladis dan mengecup kedua mata gladis dengan lembut,gladis ikut tersenyum sambil meremas tangan max


"terima kasih sayang " bisik max dengan lembut


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2