
☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘
"bu....kapan adik nya lahir,kinara mau main sama adik yang diperut ibu" ucap kinara sambil mengelus perut ratu yang sudah terlihat agak besar tapi tertutup oleh kemeja besarnya sehingga tidak terlihat jelas jika tidak diperhatikan dengan seksama
deg
Mendengar ucapan kinara,membuat darul langsung berdiri dan menghampiri meja dimana ratu berada. Viona pun mengikuti darul,dia tepat berada dibelakang darul.
Ratu dan herry terkejut melihat keberadaan darul dan viona disana,untungnya saat itu restauran tidak begitu ramai. Terlihat wajah ratu sedikit pucat,dia yakin jika darul mendengar ucapan kinara.
"apa benar kamu hamil?" tanya darul dengan sopan,dia menatap tajam pada ratu dan herry bergantian. Dia tidak menyangka jika ratu hamil,padahal tadi pagi mereka masih melakukannya lagi setelah malam.
"hhmm....saya bisa jelaskan pak ,ratu...." ucap herry tapi tangan darul terangkat ke arah herry,dia menyuruh herry berhenti berbicara
"apa anak itu anak herry?"tanya darul dengan nada ketus
__ADS_1
deg
Jantung ratu serasa mau copot dari tempat nya,tapi dia berusaha untuk tenang. Ratu mencoba untuk tersenyum,dia menatap viona yang ikut tersenyum seperti mengejeknya. Darul masih menunggu jawaban dari ratu,tapi ratu memilih untuk diam .
"kenapa ngak jawab?apa karena ini kau ingin cepat bercerai dari ku?" tanya darul masih dengan nada ketus nya
Ratu masih diam saja,dia hanya tersenyum menahan tangisannya. Dia menundukan ejaan nya menatap makanan didepannya yang sudah habis,karena matanya yang sudah berkaca-kaca.
Viona dan herry terkejut,mereka tidak menyangka jika ratu lah yang meminta perceraian karena herry berpikir kalau ratu akan mengatakan pada darul mengenai kehamilannya dan meminta agar tidak bercerai tapi dia malah mendengar sebaliknya.
"hhmm....sebaiknya kita bicarakan dirumah saja" ucap ratu yang sudah bisa menguasai hati nya
Darul berjalan keluar dari restauran,dia segera masuk kedalam mobil nya. Viona ikut masuk kedalam mobilnya juga,tapi kemudian darul menatap nya dengan tajam
"kau pulang naik taksi saja dulu,aku harus membicarakan yang penting dengan ratu " ucap darul yang masih menatap viona dengan tajam
__ADS_1
Viona pun memilih untuk keluar dari mobil darul dan menaiki taksi didepannya yang memang sudah berhenti karena di stop oleh darul,sementara itu herry masih menatap ratu yang terlihat tenang.
"maafkan aku,kau jadi dituduh hamil anak ku karena kita sering bertemu " ucap herry yang merasa ngak enak dengan ratu
"ngak apa-apa,mungkin darul akan secepat nya menceraikan aku jika aku mengaku ini adalah anak mu" jawab ratu sambil terus tersenyum
"hhmmm....malah harus nya aku yang minta maaf,karena darul mengira ini anak kak herry Aku yakin setelah ini dia akan memecat kakak,maaf ya...." ucap ratu
"ngak apa-apa,kalau memang rejeki ku ngak disitu . Mungkin aku akan buka usaha bersama putri kecil ku ini" jawab herry dengan santai
"maaf ya....aku ngak berpikir jika darul akan berpikir seperti itu" ucap ratu lagi,yang merasa bersalah
"mungkin memang sudah saat nya aku pensiun dari dunia bisnis,aku akan buka usaha saja " jawab herry
"pergi lah,seperti nya darul sudah menunggu mu..." ucap herry yang mendengar suara klakson mobil darul
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘