Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 362


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Pagi nya,nino terbangun lebih dulu. Dia menatap wajah cantik nila yang terlihat cantik dimatanya,dia mengecup kening nila dengan lembut kemudian berdiri dan berjalan menuju ke kamar mandi. Dia ingin membersihkan tubuhnya lebih dulu,kemudian menemui kedua putra nila yang sudah dia anggap putra nya


"pagi ma....pa...." sapa nino yang berjalan mendekati kedua orang tua nya yang sudah duduk bersama dengan kedua putra nya dimeja makan.


"pagi ....kalian melewatkan makan malam,papa harap benih mu langsung jadi " jawab sang papa dengan tenang


"pagi sayang papa....apa mau berangkat ke sekolah?" tanya nino mengecup kening kedua putra nya secara bergantian

__ADS_1


"pagi pa....Iya,nenek yang akan mengantarkan kami ke sekolah pa" jawab salah satu nya


"oh ya....ngak mau papa yang antar?" ucap nino yang ikut duduk didepan mereka


Kedua nya menatap ke arah sang nenek,mereka merasa ngak enak jika menolak salah satu nya. Baru kali ini ada yang berebutan ingin mengantarkan mereka sekolah,biasanya kalau sang mama ngak ada maka mereka akan berangkat sendirian karena rumah mereka memang tidak jauh dari sekolah nya


"kali ini biar mama yang antar,lain kali baru kamu. Lagian kamu harus mulai mengadon sering-sering agar segera jadi ,mama ingin cucu perempuan karena mereka berdua akan mengurus cafe masing-masing " jelas mama nino dengan tegas


"papa tenang aja,kami pasti bisa bergaul sambil bekerja mengelola cafe pa" jelas salah satu dari mereka,membuat nino terkejut

__ADS_1


Mereka masih kecil,jadi mereka hanya berpikir bisa membuat kakek dan nenek nya itu sebab saja. Selama ini mereka ngak pernah punya keluarga,kehangatan dan kenyamanan yang diberikan oleh kedua orang tua itu membuat mereka merasa senang dan betah. Mereka seolah ngak ingin berpisah lagi dengan kedua orang tua itu selama nya


"itu baru cucu kakek,ngak seperti kamu yang selalu mengeluh mengenai cafe dari dulu" jawab papa nino dengan tersenyum pada si kembar tapi menatap tajam pada nino


Di sudut lain,nila mendengarkan ucapan kedua orang tua nino. Dia merasa terharu karena kedua mertuanya itu begitu menyayangi dan menerima kedua putra nya dengan baik,serta menanggap kedua nya sebagai cucu kandung mereka. Bahkan sudah diberikan cafe untuk mereka masing-masing, membuat air mata nila mengalir cukup deras dipipi nya


Tadi nya nila terbangun saat mendengar suara pintu ditutup,dia melihat kalau nino tidak berada disana lagi sehingga dia meyakini kalau nino lah yang sudah menutup pintu kamar itu. Dia bergegas bersiap-siap karena dia ngak ingin keluarga nino menganggap nya pemalas,karena memang baru ini dia bangun terlambat. Tidak seperti biasanya, tapi mungkin karena kelelahan bercinta sepanjang malam.


Saat sampai Di dekat ruang makan,dia mendengar semua pembicaraan yang dilakukan oleh kedua orang tua nino kepada kedua anak nya membuatnya merasa terharu

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2