
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Bai li membalas senyuman dessy,dia menyandarkan tubuh nya. Dia berusaha bersikap tenang di hadapan dessy,dia tidak ingin jika dessy melihat dirinya yang rapuh. Dia tidak ingin berharap pada dessy lagi,berkali-kali dia meminta dessy untuk menikah dengan nya tapi dessy selalu menolaknya.
"terima kasih dess....kau sudah membuat aku sadar dengan perasaan ku pada lili,tadi aku pikir aku cemburu melihat mu dengan pria lain tapi ternyata tidak. Aku malah ingin bersama dengan lili,malam ini kau bisa pulang ke club tapi aku ngak bisa mengantar mu" jelas bai li dengan senyuman manis yang ditampilkan di bibirnya
"ngak apa-apa,aku senang kalau perasaan mu sudah jelas. Aku yakin kalau perasaan mu pada ku hanya obsesi saja,aku ucapan selamat ya....semoga lancar sampai hari pernikahan kalian" jawab dessy
"aku sudah memesan tiket pesawat untuk mu buat malam ini,kau bisa pulang sekarang dan bersiap-siap untuk nanti malam" ucap bai li yang kembali memeriksa berkas-berkas didepan nya
"hhmmm....baiklah,aku pergi dulu. Terima kasih untuk bo*ki*ngan nya,kau bisa cari aku lagi jika kau ingin" ucap dessy yang sudah berdiri dan akan keluar dari ruangan bai li
"oya....seperti nya aku ngak bisa nganter kamu kembali ke club,tapi aku sudah mentransfer uang untuk mu buat dua hari kedepan walaupun kau tidak melayani ku...anggap saja itu bonus dari ku karena kau sudah membuat aku bersatu dengan lili" jelas bai li tanpa menatap ke arah dessy
__ADS_1
"ok..aku ngak akan menolaknya,makasih sebelum nya....aku pergi ya" ucap dessy yang langsung berjalan keluar dari ruangan bai li
Dessy tidak memilih kembali,dia duduk ditaman yang berada didepan gedung perusahaan milik bai li. Dia menikmati angin sepoi-sepoi disana,tanpa sadar air matanya mengalir membasahi pipi nya. Entah kenapa dada nya terasa sesak,dia menangis sambil terisak.
"hei....kau disini?tadi aku mencari mu kemana-mana,ternyata kau disini"
Terdengar suara pria yang sudah duduk disebelah dessy,dia tidak menyadari kalau dessy sedang menangis karena dessy memilih menunduk dan menangis dalam diam. Pria itu menatap ke arah dessy dengan penasaran karena dessy tidak membalas ucapannya
"kau kenapa?"tanya ramly yang sudah melihat air mata di tangan dessy
"kau kenapa ?sudah jangan menangis lagi" ucap ramli dengan lembut,perlahan dessy berhenti menangis. Dia mendorong tubuh ramly dengan lembut,kemudian dia menghapus air matanya dan mencoba tersenyum menatap ramly
"kamu kenapa?"tanya ramly lagi
__ADS_1
"aku ngak apa-apa kok,hanya kelilipan debu saja tadi" jawab dessy sambil terus tersenyum
"terima kasih karena sudah memberikan pelukan hangat untuk ku" ucap dessy
"hah....kau ini bisa saja,kalau ada masalah cerita sama aku....siapa tau aku bisa bantu kamu " ucap ramly
"aku ngak apa-apa,lagi pula kita kan baru kenal mana mungkin aku cerita mengenai diriku pada mu" jelas dessy
"memang kenapa kalau kita baru kenal?siapa tau setelah ini kita bisa jadi sahabat atau lebih dari itu jika kau mau" ucap ramly sambil menoel pipi dessy
"atau mungkin ini pertemuan terakhir kita,karena setelah ini aku akan keluar negeri. Aku akan berada disana sebulan atau lebih" jelas ramly dengan wajah sedih nya,membuat dessy tersenyum
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘