
💙💙💙💙💙💙💙💙
Keesokan pagi nya,gladis bangun lebih dulu dan berjalan ke kamar mandi. Dia ingin mandi terlebih dahulu sebelum membuatkan sarapan untuk dirinya juga suami nya,tapi baru saja membasahi tubuhnya . Max sudah berlari masuk kedalam kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya yang memang masih kosong.
"apa perut mu mual lagi?" tanya gladis sambil membantu mengurut tengkuk milik max ,dia khawatir karena beberapa minggu ini max selalu mual di pagi hari
Max yang masih lemas hanya duduk dilantai sambil bersandar di closet, dia memejamkan matanya karena kepala nya masih sedikit pusing. Sementara gladis ikut duduk disamping nya dengan masih mengurut dahi max ,tak lama max membuka kedua matanya perlahan. Matanya menatap ke arah gladis, kemudian dia tersenyum dan mendekatkan wajah nya ke wajah gladis membuat gladis bingung
cup
__ADS_1
Bibir gladis diraup oleh max dengan rakus tapi lembut,dia terus mellumat bibir gladis dan gladis pun membalasnya. Tangannya tak tinggal diam,tangan max meremas gundukan kenyal milik gladis yang membuat gladis men*de*sah tak karuan.
Tangan max yang lainnya langsung ke daerah sensitif milik gladis sambil memasukan satu jari nya disana,membuat liang gladis menjadi basah. Max melepaskan ciumannya ,dia menatap tubuh gladis yang sudah polos dari tadi.
Gladis langsung tersadar jika tubuh nya ternyata sudah polos,dia menunduk menatap tangannya sudah diarahkan oleh max pada batangan miliknya. Max menarik tubuh gladis agar berdiri,dia menunggangi tubuh gladis dan mengarahkan batangan miliknya memasuki daerah sensitif gladis.
Mereka pun melakukannya dikamar mandi sambil mandi bersama,gladis seperti gadis kecil yang sedang dimandikan oleh max. Tapi sentuhan max membuat gladis terbuai,dia ikut menikmati sentuhan dan gerakan yang diberikan oleh max.
Tak lama mereka pun sampai di rumah sakit,mereka menemui dokter kandungan yang merupakan sahabat max disana. Tadinya gladis ingin ke dokter umum saja,tapi karena max memiliki sahabat dokter kandungan makanya max memilih untuk menemui sahabat nya terlebih dahulu baru sahabat nya itu lah yang akan merekomendasikan dokter untuk nya seperti biasa nya jika dia sakit.
__ADS_1
ceklek
Max membuka pintu ruangan sahabat nya itu,dia langsung masuk dan duduk didepan sahabat nya . Gladis hanya mengikutinya saja,duduk disamping max dan max bersandar di bahu gladis.
"hallo....aku merry,aku sahabat nya max....maaf,waktu pernikahan kalian aku ngak bisa datang" ucap merry memperkenalkan diri ,dia merasa tidak enak hati karena tidak bisa hadir di pesta pernikahan sahabat nya itu. Padahal saat itu dia sudah bersiap-siap dan membeli tiket tapi tiba-tiba pasiennya harus melakukan operasi kelahiran makanya dia tidak dapat berangkat
"ngak apa-apa,mungkin ada yang memerlukan anda waktu itu" jawab gladis yang memahami pekerjaan seorang dokter,karena tidak mungkin merry tidak akan datang ke acara pernikahan sahabat nya sendiri.
"terima kasih sudah mengerti,hhmm....sekarang seperti nya bukan kamu yang sakit tapi max" ucap merry menatap wajah pucat sahabat nya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘