
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Sebulan berlalu,Rere sudah membeli rumah yang bisa di buat untuk toko juga. Ibu dan adiknya sudah pindah kesana bersama dengan rere,Rere masih bekerja di cafe bersama dengan melati . Selama sebulan ini david dan vicky juga tidak pernah datang dan menampakan wajah nya,ibu rere menanyakan mengenai uang rumah yang dibeli oleh rere.
Rere hanya menjawab kalau rumah itu bisa kredit,karena yang punya rumah itu adalah temannya. Ibu rere masih belum mempercayainya hingga rere merasa tak enak badan,dia juga sering mual-mual selama seminggu ini
"re....jawab dengan jujur,kamu dapat uang rumah ini dari mana?" tanya ibu rere dengan menatap tajam pada rere yang baru selesai mengeluarkan isi perut nya dikamar mandi
"jangan bilang kau sudah menjual kesucian mu untuk semua ini" tanya ibu rere dengan ketus membuat rere terkejut,dia masih diam
__ADS_1
Toko mereka cukup ramai selama sebulan ini,padahal mereka baru buka tapi karena memang kue dan roti buatan ibu rere sangat enak jadi dengan cepat toko mereka menjadi semakin ramai. Ibu dan adik rere juga sudah tidak lagi berjualan keliling berkat ada nya toko itu,mereka juga tidak perlu memikirkan uang sewa bulanan nya.
"ibu yakin,saat ini kau sedang hamil" ucap ibu rere menatap putri sulung nya itu,ada rasa bersalah dihati ibu nya karena pasti rere melakukannya demi dirinya juga adiknya
Rere membulatkan matanya,dia lupa akan hal itu. Apalagi dia baru ingat kalau bulan ini dia belum menstruasi,dia mencoba untuk tenang. Dia akan menggugurkan bayi yang didalam rahim nya,dengan perlahan rere keluar dari kamar mandi. Dia duduk di pinggir tempat tidurnya sambil mencoba tenang dihadapan ibu nya
"katakan dengan jujur re,ibu ngak suka dibohongi. Kau tau kan ibu seperti apa,jika nanti ibu tau kebenarannya maka ibu akan pergi dari kalian." ucap ibu rere dengan ancaman
Rere tau bagaimana ibu nya,ibu nya pernah mencoba bunuh diri dulu saat rere menyembunyikan hutang ayah nya yang tidak diketahui oleh ibu nya. Alasan rere karena rere ngak mau membuat ibu nya merasa khawatir dan sedih,hingga akhirnya mereka menjual rumah warisan ayah nya untuk membayar hutang-hutang itu.
__ADS_1
"katakan dengan jujur re,kalau tidak kau akan tau akibat nya kan" ucap ibu rere lag8 dengan tatapan tajam nya
Rere duduk bersimpuh dibawah kaki ibunya,dia meletakan kepalanya dipangkuan ibu nya sambil menangis. Dia tidak mungkin lagi bisa berbohong pada ibu nya,dia tidak ingin ibu nya merasa sedih tapi dia juga tidak ingin ibu nya melakukan hal konyol seperti dulu
"maafkan Rere bu,semua yang ibu katakan benar. Rere menjual kesucian rere,untuk kita. Rere ngak mau ibu dan tya berjualan keliling lagi,Rere ngak apa-apa bu yang penting ibu dan tya bisa bahagia dan ngak kecapean" jelas rere pada akhirnya,ibu rere menangis dengan keras nya. Dia menjadi kesal karena harus membuat rere berpikir yang tidak baik pada nya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1