
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Nino yang sudah berhasil memenangkan pertandingan bola di ponsel nya,dia berdiri dan meregangkan tubuh nya ke atas. Dia berjalan mendekati meja nya dan terkejut melihat nila yang duduk sambil meletakan kepalanya diatas meja
Nino melihat wajah nila yang terbilang manis,dia duduk dibangku nya yang menghadap ke arah meja nya. Menatap wajah nila yang tertidur dengan nyenyaknya,memang nila merasa kelelahan karena kemarin dia membantu pesta pernikahan tetangga nya sebagai pencuci piring dan dapat uang yang lumayan buat tambahan makan mereka
"hhmm...."
Nila mengangkat tangannya,meregangkan nya ke atas tanpa melihat apa yang ada dihadapannya . Nila belum sadar dia berada dimana, hingga akhirnya dia melihat wajah nino yang tersenyum menatap nya
"eh....maaf pak,saya ngak sengaja tertidur " ucap nila yang sudah menundukan kepalanya
__ADS_1
"sepertinya kamu kelelahan ya?sebaiknya istirahat dirumah saja, ngak usah bekerja dulu" jelas nino yang masih menatap wajah bantal nina yang menggemaskan menurut nya
"ah....ng...ngak kok pak,saya ingin bekerja . Ini surat lamaran saya,tapi saya hanya lulusan smp saja....apa bisa pak?" ucap nila ,dia sedikit takut ditolak karena cafe milik nino uni terbilang cukup besar dilingkungan ini. Bahkan memiliki ruangan vip didalam nya,nila berharap bisa diterima di cafe ini
"aku...ekhm...saya bisa mengerjakan apa pun,mencuci piring,mengepel lantai ,menyapu bahkan mencuci pakaian saya bisa pak dan saya juga bisa memasak " jelas nila lagi,dia tidak ingin ditolak di cafe ini
Walaupun nila belum tau berapa bayaran nya bekerja disana tapi dia tidak perduli,yang terpenting bisa bekerja saja. Itu sudah cukup untuk nya
"kau mau melamar menjadi pelayan apa mau menjadi istri?" tanya nino menatap wajah nila membuat nila terkejut
"saya hanya ingin bekerja pak,tolong terima saya karena saya butuh uang untuk kedua anak saya" jelas nila
__ADS_1
Kali ini nino yang terkejut,tubuh nya seketika lemas. Tadi nya dia sangat bersemangat ingin menjadikan nila sebagai istri nya,karena sepertinya dia sudah menyukai nila pada pandangan pertama. Tapi mendengar ucapan nila mengenai anak,membuat tubuh nino melemah
"hah....kenapa setiap aku jatuh cinta,pasti wanita itu sudah ada yang punya " batin nino dengan kesal
"ya sudah....kau diterima disini,kau bekerja dari pagi sampai sore saja karena kau punya anak. Nanti katakan pada bagian administrasi ya" jelas nino dengan ketus,
Wajah nino yang dari tadi tersenyum kini sudah cemberut,dia merasa sangat kesal mendengar nila memiliki dua anak. Nino bahkan tidak membaca surat lamaran nila dan meletakkannya langsung di dalam laci meja nya
Nila merasa heran dengan sikap nino yang ramah dan tiba-tiba jadi kesal,tapi dia senang karena akhirnya dia diterima oleh nino untuk bekerja di cafe itu bahkan dia diberikan jadwal pagi sampai sore saja membuatnya bisa menjaga kedua anak nya dirumah saat malam hari
"terima kasih pak" jawab nila sambil berdiri dan berjalan keluar dari dalam ruangan nino,dia akan menemui bagian administrasi
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘