
💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙
Malam semakin larut,ratu sudah tertidur dengan nyenyak nya. Dia sudah yakin jika darul sedang mencari viona seperti ucapannya tadi,sebentar lagi dia akan bebas dan bisa membuka usaha sendiri dengan uang kompensasi yang diberikan oleh darul. Dia ngak perlu kembali bekerja di club lagi
"ssshh....hhmmm...aaahh"
Ratu merasakan sesuatu yang sedang mencumbui dan menjamah tubuh nya,apalagi saat ini daerah sensitif nya seperti ada yang memasuki nya.
Wajah nya membulat sempurna melihat darul sudah menancapkan batangan miliknya kedalam daerah sensitif nya,dia mendorong tubuh darul tapi tetap ngak bisa karena tenaga darul sangat kuat. Darul menahan dan memompa batangan miliknya dengan cepat,tanpa membiarkan ratu melepaskannya
__ADS_1
"darul...hentikan,nanti aku hamil" bisik ratu dengan khawatir tapi dia juga menikmati setiap sentuhan dan gerakan yang dilakukan oleh darul.
Darul tidak menjawab apa pun,aroma alkohol terasa di hidung ratu. Ratu yakin jika darul sedang mabuk,dia tak bisa mengatakan apa pun lagi karena darul sudah memuntahkan benihnya kedalam rahim nya. Ratu hanya bisa berharap jika diri nya tidak hamil ,karena dia yakin kalau darul melakukannya dalam keadaan tidak sadar.
Ratu menatap wajah darul yang sudah terlelap disampingnya,dia berdiri dan mengambil air hangat. Dia membersihkan tubuh darul dan memakaikan kaos agar darul tak kedinginan,setelah itu dia pun ikut tidur disamping darul
Pagi pun tiba,ratu bangun dan melihat ke arah samping nya. Dia berharap jika darul masih disana,tapi ternyata darul sudah tidak ada disana. Dia ingin membicarakan masalah percintaan mereka tadi malam,tapi seperti nya darul menghindari nya.
Sementara itu,darul meremas rambutnya dengan kasar. Dia tau kalau tadi malam dia sudah memaksa ratu untuk bercinta,pagi tadi dia sengaja bangun lebih dulu dan pergi tanpa sarapan karena menghindari ratu. Walaupun pagi tadi dia mendapatkan pesan dari ratu tapi dia tidak membalasnya,ratu mengatakan kalau dirinya takut jika hamil.
__ADS_1
Seminggu berlalu,darul dan ratu jarang bertemu karena darul yang sering pulang malam dan pergi pagi-pagi sebelum ratu bangun tanpa sarapan. Ratu bingung harus bagaimana,karena rencananya dia ingin menanyakan masalah kehamilan pada darul. Dia ingin tau bagaimana tanggapan darul mengenai dirinya jika hamil,berkali-kali ratu mengirimkan pesan pada darul agar dapat menanggapi dirinya jika hamil.
Pagi ini,ratu bangun lebih dulu. Dia ingin menanyakan langsung tanggapan darul,darul yang baru keluar dari kamar mandi menatap ke arah ratu dengan terkejut. Dia berpura-pura tidak perduli,tapi tangan ratu langsung memantik tangan darul dan menatap darul yang sudah bersiap untuk keluar dari kamar nya. Darul semakin terkejut karena ratu berani menariknya lebih dulu,ratu hanya ingin mendengar jawaban dari darul saja
"jika kau hamil,maka digugurkan saja. Viona sudah kembali,aku akan menemuinya besok"
Ratu melepaskan genggaman tangan nya pada pergelangan tangan darul,darul langsung pergi keluar meninggalkannya. Dia sudah mendapatkan jawaban yang diinginkannya,dia berharap tidak ada benih didalam rahim nya. Ucapan darul akan selalu diingatnya,dia masih duduk di pinggir tempat tidur sambil berdoa
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘