
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Nadya menemui bu panti dan anak-anak,mereka akan memulai acaranya. Acara berdoa dan membaca ayat-ayat suci untuk meminta kepada tuhan kebaikan,keselamatan dan kebahagian bagi Nadya juga steve.
Setelah semua selesai,Nadya membagikan makanan juga hadiah yang sudah disiapkan nya. Kemudian dia memeluk tubuh bu panti saat bu panti dan anak-anak akan kembali ke panti
"terima kasih bu....selama ini selalu ada untuk ku"ucap Nadya lembut
"kami yang berterima kasih,kamu selalu memberikan anak-anak kasih sayang juga keperluan mereka setiap minggunya. Kami selalu berdoa semoga kau bisa hamil dan memberikan kasih sayang pada anak mu sendiri" jawab bu panti sambil mendoakan kehamilan Nadya,Nadya hanya tersenyum menanggapi ucapan bu panti
"kalau kamu hamil dan punya anak,pasti nya suami kamu akan sering berada dirumah. Sabar lah....tuhan sayang dengan orang yang sabar nak " ucap bu panti lembut,
__ADS_1
"amiiin....terima kasih bu" jawab Nadya
Nadya berjalan bergandengan dengan bu panti,dia mengantarkan bu panti dan anak-anak ke depan rumah nya karena dia sudah mencarter mobil bus kecil untuk mengangkut mereka kesini
Semua nya didengar oleh steve,Nadya selalu mendoakan nya dan tidak memberitahukan mengenai kehidupannya pada bu panti itu. Dia merasa memiliki istri yang sangat mencintainya dan mendoakannya,tiba-tiba air mata nya menetes begitu saja dipipinya
Nadya masuk kedalam rumah dan menutup pintu kamarnya,dia ingin segera menemui suami nya yang sudah hampir tiga bulan tidak pulang. Nadya masuk kedalam kamarnya,dia melihat steve sedang berdiri di balkon kamarnya.
"hhmmm....aku ingin menunjukan sesuatu pada mu"ucap Nadya melepaskan pelukannya dan menarik tangan steve untuk duduk di tepi tempat tidurnya
Nadya mengeluarkan surat-surat tanah yang dibelinya,dia ingin menunjukan Semua nya pada steve. Uang yang diterimanya dari hasil kontrakannya selama tiga bulan ini,Nadya meletakkannya didepan steve. Diatas tempat tidur,steve menatap uang yang dihadapannya juga kertas-kertas kedalam map
__ADS_1
"apa ini?"tanya steve yang belum mengerti surat-surat tanah juga uang yang Nadya letakan didepannya
"aku membeli tanah dan membangunnya,aku membuat rumah kontrakan untuk masa depan kita. Kamu ngak selamanya akan terus muda,jadi daripada aku buka usaha yang belum tentu akan berjalan lancar. Mendingan aku buat rumah kontrakan,jadi kita bisa mengutip uang nya setiap tahun atau setiap bulan untuk kehidupan kita" jelas Nadya denagn wajah berbinarnya
Steve terkejut,uang yang diberikan untuk Nadya tidak digunakan Nadya untuk berbelanja seperti wanita lain atau bahkan istrinya. Nadya memikirkan masa depan mereka,steve memeluk tubuh Nadya denagn erat. Dia benar-benar beruntung memiliki Nadya
Steve berpikir jika nadya sama seperti wanita lainnya yang hanya menginginkan hartanya,tapi setelah melihat semua surat-surat tanah itu juga uang yang diletakan Nadya diatas tempat tidur membuat steve sadar jika nadya benar-benar serius dalam menjalankan pernikahan mereka. Nadya memikirkan tubuhnya yang sudah tua nantinya dan pastinya tidak dapat bekerja seperti biasa lagi,Nadya malah memikirkan keuangan mereka kedepannya.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ
__ADS_1