Terjerat Cinta Wanita Malam

Terjerat Cinta Wanita Malam
bab 98


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Setahun berlalu,bai li semakin dingin dan pendiam saja. Dia tidak pernah memperdulikan lili,bahkan tidak pernah menyentuh tubuh lili. Dia tidak perduli apa pun yang dilakukan oleh lili,baginya lili hanya lah seperti angin didepannya.


Dessy menikmati hari-hari nya dengan mengurus putri kecil nya yang kini sudah pandai berjalan,dia tidak pernah keluar dari rumah ramly. Semua orang menyukai putri kecil nya itu,dia sangat senang karena banyak yang menyukai putri kecil nya.


Saat ini ramly sedang berada di perusahaan bai li,mereka akan melakukan kerja sama dengan perusahaan ramly. Bai li menatap ke arah ramly,dia menyadari sesuatu. Pria yang dilihatnya pernah bersama dessy,dia juga menuduh kalau dessy sudah bercinta dengan pria ini.


Kriiing.....kriiing....


Ponsel ramly berdering,bai li yang berada disamping nya melihat dengan jelas siapa yang menelpon ramly. Disana tercantum nama "mama putri " ,membuat bai li penasaran

__ADS_1


Ramly tersenyum melihat panggilan dari dessy,dia yakin jika putri pasti menanyakannya keberadaan nya yang belum pulang. Tanpa sadar ramly mengangkat panggilan telpon dari dessy,terlihat wajah imut dilayar ponselnya


"ada apa sayang?" tanya ramly menatap layar ponselnya


Mereka sudah selesai melakukan rapat,tapi bai li masih berada diruangan rapat bersama ramly. Tadi nya dia ingin menanyakan mengenai hubungan ramly dengan dessy saat itu,tapi saat dia ingin menanyakan mengenai itu tiba-tiba suara telpon ramly berbunyi.


"ayah...."


Terdengar suara anak kecil ,bai li masih menatap wajah imut dan cantik dilayar ponsel ramly membuat bai li merasa kan sesuatu di hatinya. Ramly semakin tersenyum menatap wajah kecil dan imut putri dessy,tak lama dessy pun ikut tampil di layar ponsel ramly membuat bai li terkejut melihatnya tapi dia masih diam dan mendengarkan pembicaraan kedua nya


"iya sayang....ayah pulang bentar lagi,kamu mau dibawain apa hhmm?" tanya ramly dengan lembut

__ADS_1


"hhmmm....aku titip roti keju ya,roti dirumah sudah habis " ucap dessy mewakili putri nya,karena putri nya hanya pandai memanggil mama dan ayah saja


Bai li sangat tau suara siapa itu,dia menatap ke layar ponsel milik ramly . Ternyata benar dugaannya,wajah dessy dengan seorang gadis kecil yang wajah nya sangat mirip dengan nya. Dia semakin penasaran dengan gadis kecil itu,dia juga suka makan roti keju padahal untuk ukuran anak kecil sangat tidak menyukai keju . Mereka lebih suka rasa manis,dari kecil bai li selalu diberitahukan seperti itu.


Ramly mengakhiri panggilannya,dia masih menatap layar ponselnya sambil terus tersenyum. Padahal panggilan di ponselnya sudah mati,kemudian dia melihat sekeliling nya. Bai li langsung bersikap sewajarnya saja,dia ingin mencari tau sendiri mengenai dessy juga gadis kecil yang bersama dessy.


"eh....maaf ya,aku lupa kalau sedang bersama tuan bai li" ucap ramly,dia takut jika bai li mendengar percakapan nya ditelpon tadi.


"tidak apa-apa tuan ramly,kalau begitu kami permisi dulu. Lagi pula rapat sudah berakhir dari tadi kan" jawab bai li,dia berdiri dan berjalan meninggalkan ruangan itu


Tak lama ramly pun keluar dari ruangan itu bersama asistennya,dia berjalan beriringan dengan ramly menuju mobil nya. Wajah ramly terlihat senang,karena sangat jarang dessy meminta tolong pada nya seperti ini.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2