
"Maaf ya May mama langsung ambil keputusan, mama yakin Devan juga akan setuju kamu berhenti bekerja." ucap mama Maria.
"Iya Mah tidak apa apa... Maya ke kamar dulu ya ma mau siap siap jemput Tasya." ucap Maya.
"Kamu pakai mobil mama saja dulu nanti mama akan bilang sama eko untuk antar kamu." ucap mama Maya.
"Makasih ya ma." ucap Maya.
"Iya sama sama Sayang." kata mama Maria sambil mengusap lengan Maya.
Terlihat di wajah mama Maria betapa bahagianya dirinya... Maya merasa nyaman di rumah ini...
"Devan kamu sudah balik.?" ucap mama Maria yang baru ke luar dari dapur.
"Maya dimana ma.?" Tanya Devan.
"Di kamar dia mau siap siap jemput Tasya katanya." Ucap mama Mari.
"Devan ke kamar dulu..." ucap Devan lalu menuju kamar...
"Aneh anak itu, ada ada saja..." ucap mama Maria lalu kekamarnya.
Maya melihat pintu terbuka dirinya melihat ke arah pintu dia habis mandi siang karen a merasa gerah dan saat lagi merias sedikit wajahnya Devan masuk...
"Kamu sudah siap.?" tanya Devan baru masuk.
"Iya..." kata Maya.
"Ayok kalau gitu kita berangkat sekarang." ucap Devan.
"Aku sama supir mama saja." ucap Maya.
__ADS_1
"Tapi aku sudah pulang buat antar kamu jemput Tasya." Ucap Devan.
"Tapi..." ucap Maya terhenti karena Devan menarik tangannya.
"Baiklah, lepaskan tangan ku."ucap Maya.
" Satu hal lagi, aku tidak ingin ke jadian tadi pagi terulang lagi." ucap Maya.
Devan melihat tangannya yang menggenggam tangan Maya... Dan Devan pun terdiam saat maya membahas yang kejadian pagi, Maya yang berjalan di belakang Devan.
"Kalian sudah mau pergi.?" Tanya mama Maria.
"Iya mah, aku pergi dulu mah." ucap Maya pamit sama mertuanya.
"Kamu hati hati Van bawa mobilnya." ucap mama Maria.
"Iya ma, Devan pergi dulu." Ucap Devan.
"Mami... " ucap Tasya dirinya senang sekali melihat Maya yang jemput. Tasya dan anak anak lain yang blm di jemput di tunggu oleh satpam serta guru.
"Sayang yuk kita pulang, Jimmy ikot aunty ya sekalian tadi aunty sudah bilang sama mami." Ucap Maya.
"Iya aunty..." kata Jimmy.
"Anak anak pintar..." ucap Maya.
"Hallo mun ke..." Ucap Jimmy yang duduk di samping Devan...
"Hai papi..." Ucap Tasya yang duduk di kursi belakang bersama Maya...
"Wah anak papi happy sekali..." ucap Devan.
__ADS_1
"Jelas happy uncle soalnya aunty yang jemput." ucap Jimmy.
"Jelas dong..." kata Tasya yang peluk pinggang Maya.
"Kalian lapar tidak.?" ucap Devan.
"Iya, papi kita ke mall Tasya mau main funtime, please papi boleh ya." ucap Tasya.
"Kamu tanya mami kalau mami setuju papi ikot saja." ucap Devan sambil menyetir dan melihat Maya dari kaca sepion.
"Iya, kita makan di mall dan mau funtime." Ucap Maya...
"Horeee..." Ucap Jimmy dan Tasya bersamaan.
Maya bertanya bagaiman sekolah hari ini pada Tasya dan Jimmy dan mereka bersemangat cerita semua ke Maya.
"Bekal Kalian habis tidak." tanya Maya.
"Habis Aunty, Makasih ya aunty." Ucap Jimmy.
"Princess mami gimana makannya." Ucap Maya.
"Mami, Tasya tidak suka wortel." ucap Tasya sedikit takut.
"Jadi Tasya tidak makan wortel, maafin Mami tidak." ucap Maya memeluk Tasya.
"Mami tidak marah.?" tanya Tasya.
"Mmm... Kayaknya tidak." kata Maya.
"I love Mami.," Ucap Tasya.
__ADS_1
Devan sangat senang melihat Maya yang sangat menyayangi Tasya putrinya, meski terhadap dirinya Maya masi terlihat takut dan jaga jarak Devan mengerti itu.