
Nisa tidak habis pikir suaminya berbicara seperti iti pada oma di hadapan papi dan mami nya, Nisa sangat malu tapi ke tiga orang tua itu biasa saja apalagi papi Devan yang tetap tenang dan diam.
"Kamu benar, awas kamu bohongo oma." Ucap oma Maria.
"Benar oma Eric tidak bohong, kalau tidak percaya oma tanya Nisa saja." Ucap Eric yang sudah dapat pelototan dari sang istri sementara dirinya malah menggoda iatrimya dengan Kedipan satu matanya.
"Nisa benar yang suami kamu bilang.?" Ucap Oma Maria.
"Mmm... mmm.. I... Iya oma." ucap Nisa malu dan gugup itu.
"Sudah sudah kita sarapan dulu ma..." Ucap Maya yang tahu kalau menantu nya itu sangat malu, akibat ulah anak dan mertuanya itu.
"May, apa kamu akan bekerja hari ini.,?" Ucap Maya.
"Tidak mami aku masih cuti, besok aku baru masuk." Ucap Nisa.
"Baguslah sayang..." Sambung oma Maria.
"Eric nya papi pinjam dulu soalnya hari ini Kita ada meeting penting." Ucap Papi Devan.
"Iya papi." Ucap Nisa...
__ADS_1
Koni Di rumah utama hanya ada Nisa, Mami Maya dan Oma serta para pelayan... Nisa ke taman melihat kebun buatan mami Maya dan Oma, menikmati harumnya aneka bunga yang mereka tanam...
"Nis, Mami senang kamu akhirnya bisa Membuat berdua ceria lagi." ucap Maya.
"Nisa harap Nisa bisa menjadi istri yang baik di mata Eric dan untuk mami serta oma, semoga Nisa tidak mengecewakan kalian." Ucap Nisa.
Mami Maya tersenyum hangat pada menantu nya... Melihat jam 10 pagi Nisa pamit ke dapur membuat pudding Nisa tahu kaka u suaminya sangat suka pudding buah dan cappucino.
"Nis... Kamu buat apa.?" Ucap Mami Maya.
"Aku buat pudding aku ingin ke kantor Eric mengantar makan siang tapi takut dia sibuk soalnya papi bilang mereka ada meeting." Ucap Nisa.
"Apa mami mau ikot juga.?" Ucap Nisa.
"Tidak mami mau di rumah saja." Ucap Mami Maya...
Setelah menghubungi Papi Devan dan mendapatkan jawaban dari sang suami Maya segera memberi tahu menantunya itu...
"Nis...." ucap Maya.
"Iya mami..." Ucap Nisa.
__ADS_1
"Eric jam makan Siang ada di kantor kmau siapin saja semua..." Ucap mami Maya.
"Nisa akan bawain buat papi juga." Ucap Nisa.
"Tidak usah, kamu bawa saja untuk Eric karena papi sebentar lagi pulang untuk makan siang di rumah dan tidak balik ke kantor lagi." Ucap Maya.
"Baiklah mami aku buatin makan siang buat Eric." Ucap Nisa...
Sepertinya semua masakan Nisa hari ini penuh dengan cinta dirinya juga masak untuk oramg rumah makan siang apalagi papi Devan akan makan di rumah...
Nisa memanggil Pak Eko untuk mengantar dirinya ke kantor suaminya itu... Setelah dirinya berganti baju Nisa bersiap melangkah kaki nya ke luar Rumah dirinya berpapasan dengan papi Devan yang baru tiba.
"Papi..." Sapa Nisa.
"Kamu sudah mau pergi.?" ucap Papi Devan.
"Iya papi, biar Nisa pakai mobil mami saja di antar sama pak Eko..." Ucap mami Maya.
"Ooh... Baiklah kalau gitu hati hati." ucap Papi Devan.
Nisa pamit pada mertuanya papi Devan dan mami Maya... Serta oma Maria yang tadinya lagi asik nonton acara televisi film favorite nya... Tidak lupa Nisa mencium punggung tangan mereka bertiga.
__ADS_1