
Namanya di panggil oleh oma Maria untuk naik ke atas panggung Nisa pun mengikuti apa yang di sebut oleh Oma Maria dan MC, semua merasa bingung tapi tidak dengan Maya... Nis A naik dan berdiri di samping oma Maria yang senyum padanya...
"Nisa Rahmadhani... Silakan naik ke atas panggung." ucao seorang MC.
"Nisa... Mungkin kamu bingung kenapa saya menyuruh mu untuk ni ak di atas bersama saya." ucap oma Maria...
Nisa hanya senyum, diri nya emang heran dan bingung kenapa harus naik ke atas panggung... Selama ini Nisa juga tidak dekat dengan oma Maria.
"Saya persilakan cucu saya Eric untuk naik ke panggung... Bersama mennatu saya Maya dan anak saya Devan..." ucap Oma Maria.
Devan bingung kenapa dia juga harus ikot naik ke atas panggung...Maya mengajaknya Devan pun ikot naik ke atas panggung...
"Dengan kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan Nisa sebagai cucu mantu saya... Rencananya setelah mereka lulus kuliah akan tunangan tapi saya berubah pikiran..." ucap Oma Maria...
Devan, Nisa dan Eric mengernyitkan dahi mereka bingung, sementara Billi dirinya sudah terbakar emosi tapi di tahan Rian untuk naik ke panggung... tangan yang mengepal hanya bisa diam... Ibu Rina juga menenangkan Billi.
"Bu..." ucap Billi.
"Sabar ya nua ibu juga tidak tahu..." ucap Ibu Rina.
__ADS_1
"Saya rasa lebih baik mereka tunangan lebih dulu..." ucap Oma Maria...
"Eric pakaikan cincin di tangan Nisa." ucap oma Maria...
Nisa dan Eric hanya menurut Nisa yang hanya diam pasrah jari manisnya di masukan cincin oleg Eric yang di berikan oleh mami Maya. Devan yang berbisik pada Maya istrinya meminta penjelasan pada Maya tentang tunangan di luar rencana dan tanpa beri tahu dirinya.
"Nanti mas aku cerita." ucap Maya.
"Sekarang kamu sudah menjadi bagian dati keluarga Hermawan Nisa... Dan kamu Eric harus jaga calon istri kamu." ucap Oma Maria.
"Rina dan nenek silakan naik untuk foto bersama." ucap oma Maria.
"Kenapa kamu ingin mengejar kekasih mu.?" bisik Eric di telinga Nisa.
Nisa hanya menatap Eric seandainya dia tidak ada di atas panggung dan tidak ada oma Maria serta om Devan dan Tante Maya pasti Nisa sudah maki Eric habis habisan...
"Terimakasih semua..." ucap Oma Maria dan semua turun dari panggung.
Rina menghampiri Devan dan Maya... Meminta penjelasan kenapa ada acara tunangan Nisa, bukan kan ini acra Tasya...
__ADS_1
"Tuan, Nona... Maaf saya mau tanya." ucap Rina.
"Kita akan jadi keluarga Rin jadi jangan formal gitu... Pak Devan dan saya Maya." ucap Maya.
"Baik... Tapi bukannya Nisa dan den Eric baru in ketemu mereka tidak saling kenal." ucap Rina.
"Bukannya mereka sudah pernah kenal saat usia mereka sekitar. tahun.?" ucap Maya.
"Iya tapi kan..." ucap Rina...
"Saya yakin Eric akan mencintai dan menjaga Nisa..." ucap Maya.
"iya tapi bagaimana dengan Nisa bila nanti mengecewakan anda..." ucap Rina... Sementara Maya hanya senyum lalu mengusap pundak Rina.
"Kamu tenang saja ya, saya yakin Nisa bisa menerima Eric, mereka akan saling mencintai." ucap Maya...
Rina hanya diam biar bagaimana semua nya dia serahlan ke Nisa putri nya, Rina akan mendukung keputusanan Nisa....
Bersambung....
__ADS_1