TerPaksa Menikahi Duda...

TerPaksa Menikahi Duda...
Episode enam puluh empat...


__ADS_3

Selesai acara Nisa, dan Ibu Rina serta nenek terpaksa pulang dengan taksi karena Billi sudah pulang terbakar cemburu... Saat Nisa lagi mencari aplikasi taksi online Maya menghampirinya.... Tapi sebelom memesan Taksi Nisa sempat bertanya pada Maya dan Oma tentang pertunangan dirinya dan Eric...


"Tante... Maaf saya..." ucap Nisa..


"Kenapa sayang, kamu ingin tanya tunangan kamu dan Eric... Kami serius ingin menjadikan kamu istri Eric... Saya juga tahu kaku dekat dengan seorang pria tapi mulai hari ini kamu harus jaga jarak." ucap Maya...


Nisa hanya diam karena sepertinya dirinya tidak bisa bernego apa apa pada Maya, karena Maya sudah menyekat semua yang Nisa mau tanyakan. Eric saja sepertinya diam dan tidak protes Nisa menatap Eric yang sangat santai... Nisa mendekat ke Eric...


"Tapi tante, apa Eric setuju kami kan tidak saling mencintai." ucap Nisa.


"Cinta pasti akan tumbuh bila kalian nanti saling bersama." ucap Maya....


"Tapi tante..." ucap Nisa terhenti saat mendengar Eric berbicara pada oma nya...


"Oma... Kenapa oma lakukan ini pada aku.?" ucap Eric.


"Oma lakukan yang terbaik untuk kamu... Dan mulai hari ini kamu harus rajin antar jemput Nisa biar kalian lebih dekat.... Kalau kamu tidak laku kan itu Oma akan nikahkan kalian secepatnya." ucap Oma.

__ADS_1


Eric pun langusngbkrlyar dari kamar oma Maria, di luar melihat Mami nya lagi bersama Nisa... Eric langsung mendekat ke Nisa.


"Kamu ingin pulang ayok aku antar..." ucap Eric.


Nisa langsung di tarik oleh Eric, Nisa tau Eric sedang emosi dan marah Rina dan nenek juga merasakan hal yang sama pada Nisa... Di dalam mobil semua pada diam akhirnya nenek memecahkan ke heningan di dalam mobil...


"Kalian jalankan saja hubungan ini kalau memang tuhan menjodohkan kalian biar bagaimana kalian menolak tuhan tetap menyatukan kalian." ucap Nenek.


"Terimakasih nak Eric..." ucap Bu Rina karena emang tidak jauh dan suasana juga sudah malam jalanan juga sudah sepi...


"Terimakasih nek." ucap Eric...


"Terimakasih. " ucap Nisa... Eric hanya menatap Nisa lalu melajukan mobilnya dirinya ingin segera pulang kerumah rasanya sangat capek buat Eric malam ini....


Saat di lampu merah Eric melihat Gisel mantan kekasihnya yang baru di putusannya sedang bersama seorang pria sedang berciuman... Sampai lampu hijau Eric mengikuti mobil tersebut yang masuk ke sebuah hotel... Segera Eric pulang kerumah karena dia sudah merasa tidak ada harapan lagi hubungannya dengan Gisel...


"Hey bro lama amat lo..." Ucap Rian yang ada di ruang tamu menunggu Eric pulang.

__ADS_1


"Lo ngak pulang kenapa masih disini." ucap Eric.


"Lo usir gue...?" tanya Rian...


"Tadi gue liat Gisel sama cowok lain yang kita liat di Bar malam itu... Sepertinya gw tau cowok yang sama Gisel ke hotel." ucap Eric.


"Maksud lo kenal sama cowok itu.?" tanya Rian...


"Hmm.." ucap Eric.


"Jadi lo akan tetap sama Nisa... Nisa sahabat baik Jihan gw harap lo jangan sakiti dia. Karena Jihan cerita bahwa Nisa gadis yang baik." ucap Rian.


"Jadi cewek ini satu kampus sama cewek lo.?" ucap Eric.


"Iya, kemaren gw jemput Jihan di rumahnya..." ucap Rian...


"Dan sekarang lo lebih baik move on dari Gisel bro, oma Maria ada benar nya menurut gw ngejodohin lo sama Nisa, ingat bro namanya Nisa bukan Cewek." kata Rian menegaskan nama Nisa pada Eric temenya..

__ADS_1


__ADS_2