TerPaksa Menikahi Duda...

TerPaksa Menikahi Duda...
Episode enam puluh sembilan...


__ADS_3

Pesawat yang di tumpangin mami Maya dan rombongan sudah tiba ini hati ulang tahun Eric di usianya yang sudah masuk 23 tahun... Mengetuk apartemen yang di sewa selama kuliah disana oleh Eric. Dua bulan lagi mereka akan lulus kuliahnya di luar negri S2 ini Eric tidak terkejut dengan ke datangan orang tua dan keluarganya...


"HAPPY BIRTHDAY..." teriak Maya, Oma, Devan, Tasya dan sang kekasih Varrel.


"Eric kenapa kamu tidak terkejut." protes Tasya.


"Makasih kak." ucao Eric.


"Sudah... Sudah... Kalian berdua." ucap mami Maya.


"Tidak ikot." Ucap Rian berbisik pada Eric tapi masih bisa terdengar oleh yang lain.


"Nisa sibuk." ucap oma Maria.


"Hehehe." tawa Rian menggaruk palanya yang tidak gatal.


Eric mengira-ngira bahwa Nisa ikot tapi ternyata salah Nisa tidak datang... Selesai acara berlangsung mereka sedang santai sambil berbincang... Rian yang dari tadi sibuk dengan ponselnya melihat ponsel lalu mengetik sesuatu Eric sudah tahu pasti mengirim pesan pada Jihan sang kekasih...


"Kenapa kamu Rian.?" tanya Tasya yang bingung pada Rian seperti gelisah.


"Pacar ku kak, Jihan dia susah banget di hubunginnya." Ucap Rian.


"Baru 2 jam tidak bisa di hubunginya kamu da kayak gini." Ucap Eric.

__ADS_1


"Iya aku tidak kayak kamu..." Ucap Rian yang langsung di tutup mulutnya oleg Eric.


"Eric kalian berdua kayak anak kecil." Ucap mami Maya.


"Rian mi mulutnya belepotan." Ucap Eric.


"Kamu..." Ucap Rian kesal.


Eric hanya ketawa melihat sahabatnya yang kesal... Saat mereka lagi asik bel apartemen Eric berbunyi semua bingung siapa yang datang segera Eric membuka pintu tersebut perlahan Eric memegang handel pintunya.


"Suprise.... Happy Birthday honey." Ucap Jessica sahabat mereka disini yang sama sama dari kota J.


"Mari masuk." Ucap Eric.


"Hallo om tante oma dan kak saya Jesica." Ucap Jesica.


Setelah berkenalan dan makan siang bersama mereka asik berbincang... Sampai akhirnya mami Maya bilang bahwa setelah lulus kuliah Eric akan segera menikah dengan Nisa... Jessica sempat kaget ternyata pria yang dia cintai sudah memiliki tunangan...


"Kamu kok tidak bilang Ric klo kamu sudah punya kekasih.?" Ucap Jessica pada Eric.


Eric hanya senyum tipis dirinya memang tidak pernah bilang bahas dai sudah bertunangan apalagi sikap Eric seperti pria singel dan jomblo Jessica kaget tapi dia dapat mengontrol dirinya agar tidak Terlihat sedih... Jessica pamit pulang Eric mengantar Jessica sampai ke depan pintu.


"Terimakasih..." Ucap Jessica.

__ADS_1


"Keluarga kamu baik dan rahma." ucap Jessica.


"Terimakasih." ucap Eric.


Jessica pun pamit selesai berbincang dan akhirnya pamit untuk pulang Eric yang mengantar saat membuka pintu betapa kaget saat Eric membuka pintu terlihat dua wanita sedang berdiri tangan yang sudah menggantungkan tangan ingin memencet bel...


"Haii..." ucap Jihan.


"Boleh kita masuk.?" ucap Nisa.


"Ah iya silakan." kata Eric.


"Wanita ini.?" Ucap Jihan.


"Saya Jessica temen Eric." ucap Jessica. Merek berkenalan lalu masuk ke dalam.


"Mantu mami datang..." Ucap Maya yang kaget...


"Kamu, susah di hubungi rupanya." Ucap Rian.


"Aku kangen kamu, Aku capek bujuk Nisa untuk mau kesini agar Abi dapat izinkan aku kesini." Ucap Jihan.


"Makasih ya Nis, kamu emang wanita yamg sangat baik." Ucap Rian.

__ADS_1


"Oma, tante, om , kak tasya , Kak Varrel." sapa Nisa.


__ADS_2