
Semakin hari semakin romantis Maya dab Devan... Hari ini tiba dimana mereka harus pindah dari rumah mama Maria karena rumah yang di beli Devan sudah selesai sudah siap di huni... Devan mengadakan acar syukuran unyuk rumah barunya yang akan di tinggalin dengan Maya.
"Sayang apa kamu suka.?" ucap Devan.
"Suka mas, tapi mas apa mas tidak lupa dengan janji mas.?" ucap Maya.
"Tidak sayang..." ucao Devan mengecup kening Maya.
"Mami... nanti kamar Tasya bersebelahan dengan kamar dede kan mami.?" ucap Tasya.
"Iya sayang, mami punya kejutan untuk kamu." ucap Maya.
"Tasya mau... Makasih mami." ucap Tasya mencium pipi Maya.
"Kamu paling bisa mengambil hati Tasya sayang." ucao Devan.
"Salah Tasya yang bisa mengambil hati ku..." ucap Maya.
"Kalian sama." ucap Devan mencubit hidung Maya dan memasukan maya dalam pelukannya Maya merangkul pinggang Devan.
Maya dan Devan memang tinggal di rumah baru, karena Devan ingin membuka lembaran baru bersama Maya, Devan tidak mau tinggal di rumah lama nya yang penuh kenangan dengan Tania... Rumah lama Devan dan Tania sekarang hanya di tinggalin oleh para pelayan.
Selesai acara penyelematan rumah yang dihadiri oleh sahabat dan keluarga itu membuta Maya happy karena ke hadiran Nenek Susi dan bibi Ayu, serta nina dan Rita...
"May, tidak terasa sebentar lagi kamu akan melahirkan.." ucap Rita.
__ADS_1
" Rit kamu mau jadi baby sister nya tidak.?" ucap Nina.
"Gue mau jadi baby sister bapaknya aja deh." ucap Rita.
"Becanda May..." ucap Rita.
"Lo gila lo Rita." ucao Nina.
"Kan bencanda Nina." ucap Rita...
"Sudah sudah kalian ini." ucap Maya.
"May... " ucap bibi Ayu.
"Bibi... Silakan duduk bi." ucap Maya menepuk kursi sebelahnya...
"Maya mama pamit dulu ya sayang." ucap Mama Maria.
"Mama apa mama tidak mau tidur disini.?" ucap Maya.
"Tidak sayang, lain kali saja." ucap Mama Maria.
"Makasih banyak ya ma." ucap Maya.
"Vin, Hati hati ya kapan kamu sama mama dan Jimmi nginap ya." ucap Maya.
__ADS_1
"Iya kakak ipar ku yang cantik." ucap Devina.
Devina, Roy suaminya dan Jimmi serta mama Maria pun oamit pulang... Nenek Susi dan Bibi Ayu adalah kejutan dari Devan untuk Maya istrinya. Nina dan Rita pun malam ini tidur di rumah Maya.
"Sayang Kamu istirahat pasti Kamu capek hari ini." ucap Devan.
Sudah seminggu Maya tinggal di rumah baru dan sudah seminggu nenek susi dan Bi Ayu di rumah Maya dan Devan... Maya sedih mereka ingin balik tapi Maya juga tidak bisa menahan mereka untuk menetap dirumahnya.
"Bibi yakin mau balik sekarang?" ucap Maya.
"Iya bibi sama Nenek sudah biasa tinggal di desa." ucap Bi Ayu.
"Nek..." Maya merengek pada neneknya...
"Kamu sudah jadi ibu masih manja kayak gini... Malu sama Tasya." ucap nenek Susi.
Tasya yang duduk di pangkuan Devan hanya ketawa melihat tingkah mami nya itu... yang duduk di sebelahnya...
"Mami kan ada Tasya." ucap Tasya... Lalu Maya mengambil Tasya dari pangkuan Devan...
"Sudah sayang nanti kita bisa kesana." ucap Devan.
"Janji ya." kata Maya seperti anak kecil dan manja pada suaminya itu.
Akhirnya nenek Susi dan Bi Ayu pun pulang di antar supir yang sudah di perintahkan Devan untuk mengantar keluarga dari istrinya itu...
__ADS_1
BERSAMBUNG....