
Kini Nisa dan Eric berada di kamar hotel... Nisa sibuk merapikan dapur menaruh beberapa cemilan yangbtadi di beli nya buat nanti mlaam , saat Nisa lagi mencuci piring yang tadi buat sarapan Eric me ghampiri Nisa dan memeluk Nisa dari belakang.
"Kamu..." ucap Nisa.
"Maafin aku." ucap Eric.
Nisa berbalik kini wajah mereka berhadapan Eric tersenyum, membuat Nisa menatap.insten pada pria di hadapan nya yang berubah menjadi lembut dan hangat Tidak sedingin waktu itu.
"Maaf untuk apa.?" ucap Nisa.
"Maaf sikap aku selama ini... Aku hanya takut tidak bisa membuat kamu bahagia aku takut kamu kecewa." ucap Eric.
"Apa kamu serius, kamu tidak lagi mengerjain aku.?" ucap Nisa.... Eric langsung mencium bi**r itu kini Nisa sudah di di gendong oleh Eric dan tangan Nisa melingkar di leher Eric.
"Apa boleh." ucap Eric... Nisa menganggukkan kepala kini mereka sudah di kamar.
"Biar cepet memberi cicit untuk oma." bisik Eric.
__ADS_1
Nisa hanya tersenyum.memukul kecil dafa bidang Eric... Kini mereka sudah menyatuh sampai akhirnya Eric mengeluarkan ya di dalam tubuh Nisa.... Saling berbincang dan bercerita pada Nisa Eric sambil memainkan Ponsel nya...
"Mandilah." ucap Eric.
Nisa bangkit dan masuk kamar mandi, pengantin baru ini semakin romantis selesai mandi tak lama pintu bel hotek nya berbunyi Nisa pun keluar membuka pintu ternyata pelayan hotel menyerahkan pepar bag ke Nisa...
"Siapa.?" Tanya Eric.
"Pelayan hotel mengantar ini... Apa ini punya kamu.?" uca Nisa.
"Iya itu untuk kamu." ucap Eric.
"Untuk apa gaun ini.?" tanya Nisa.
"Kamu pakailah malam ini." Ucap Eric..
" Aku ingin keluar sebentar kamu bersiaplah nanti ada seseorang menjemputnya Kamu" ucap Eric lagi lalu pergi keluar.
__ADS_1
Nisa bingung sama sifat Eric dia sudah tahu pasti eric akan mengajaknya makan malam mengingat 2 hari lagi mereka akan balim ke kota J...
Malam tiba Nisa yang sudah di Tunggu oleh mobil yang di pesan Eric Untuk .menjemput istrinya Nisa bingung mau di ajak kemana Dirinya pergi dengan gaun pink yang di pakainya terlihat manis dan cantik...
Kini Nisa tiba di sebuah Restoran dirinya di pandu seorang pelayan restoran untuk neuju Eric yang sudah menunggu disana... Di atas gedung restoran tersebut ada taman kecil sedikit di hias dan meja serat 2 kursi..
"Cantik." ucap Eric menghampiri sang istri.
Menarik kursi dan mempersilakan Nisa untuk duduk... Pelayan yang megantarkan Nisa kini sudah turun dan datang pelayan yang lain membawa nampan berisi makanan... Semua pesanan Eric sudah tiba semua dan tertata rapi.
"Mari kita makan." ucap Eric sambil makan Eric pun berbicara, Nisa menyimak setiap kata sang suami yang keluar dati bibirnya.
"Aku ingin kamu yang mengurusku, aku ingin kamu yang melahirkan anak ku... Aku ingin kamu yang marah pada ku bila aku salah, aku ingin kamu yang tersenyum melihat ku saja." ucao Eric.
"Aku harap kamu Jangan pernah kecewa pada ku." ucap Eric.
"I love you." ucap Nisa...
__ADS_1
"Aku berjanji pada mu aku tidak akan biarkan air mata itu keluar lagi." ucap Eric.
"Aku tidak tahu kapan mulai mencintai mu.." ucap Eric.