TerPaksa Menikahi Duda...

TerPaksa Menikahi Duda...
Episode tujuh puluh sembilan.


__ADS_3

Nisa melihat di cermin di kamar mandi meratapi dirinya Nisa langsung menangis dirinya belom mengganti baju masih memakai baju tidur lingerie itulah..


"Dasar Kamu gadis murahan yang bodoh." ucap Nisa pada dirinya di cermin.


"Kamu sudah tahu suamimu tidak mencintai kamu, kamu jangan meminta lebih ini semua kesalahan kamu ini kemauan kamu wanita bodoh." ucap Nisa menangis pecah dan terduduk di bawah lalu Nisa bangkit dan menyalakan shower dirinya di guyur oleh rintikan showrt.


Nisa memang belom mandi dia buru buru membuat sarapan setelah mencuci muka, Sementara Eric sudah mandi.... 39 menit Eric memperhatikan jam tangannya Melihat ke arah pintu kamar masih belom juga keluar dengan kesal Eric masuk kamar memastikan kondisi sang istri.


"Kemana dia.?" ucap Eric pelan.


Tidak lama Nisa keluar dari kamar mandi dengan pakaian rapi sedikit di poles Nisa langsung mengambil Tasnya...


"Mau kemana.?" ucap Eric.


Nisa hanya menatap Eric dengan dingin... Dirinya sangat marah, malu pada suaminya itu Nisa tahu ini kesalahan dirinya Tidak bisa menyalah kan Eric mereka melakukannya sama sama mau..


"Tunggu dulu aku ikot." ucap Eric.

__ADS_1


"Aku takut kamu nyasar dan merepotkan aku." ucao Eric lagi.


Nisa malas berdebat sama suaminya makanya dia membiarkan Eric ikot dengan wajah malas mata yang berputar...


"Kamu mau kemana.?" tanya Eric. Nisa hanya melirik sekilas oada suaminya.


"Kamu masuk tidak mau bicara.?" ucap Eric menghentikan. mobilnya di tapi jalan wajahnya sudah di hadapan Nisa...


"Apa ingin." ucap Eric langsung di dorong Nisa.


Eric mendengar itu langsung mengajak Nisa pergi ke sebuah mall mencari apa yang ingin di beli sang istri... Di sana tidak ketemu lalu Nisa mengajak ke pusat belanja oleh2 dan lain lain Tapi setiba disana Nisa malahan lupa membeli yang di tuju nya...


"Masih lama.?" ucap Eric.


"Kamu bosen silakan balik saja." ucap Nisa.


Eric malas meladenin Nisa yang moodnya sedang Tidak baik, da mengikuti setiap langkah istrinya..

__ADS_1


"Aku lapar... Kamu belanja lah." ucap Eric.


Nisa segera mengikuti Eric dari belakang dirinya juga lapar sebenarnya Nisa juga takut di tinggal Eric karena Nisa juga Tidak tau jalan disini dan lagian ini baru pertama kali Nisa pergi ke kota ini.


"Kamu mau makan apa.?" tanya Eric...


"Aku mau ini... ini juga jangan lupa banyakin sausnya lalu aku juga mau minum ini sama ini juga." ucap Nisa... Eric terdiam tidak menyangka Nisa lebih banyak memesan makanan karena yang lapar dirinya bukan Nisa.


"Kamu makan apa.?" tanya Nisa.


"Aku hanya ini." ucap Eric memasan satu porsi Makan dan satu minum.


Eric tetap datar wajahnya dia melihat sekeliling lalu melihat ponselnya mencari cari ssesuatu di ponselnya lalu mengetik sesuatu tak lama kemudian berbunyi kembali ponselnya dan mengetik lagi sampai Akhirnya Eric asim sendirian tak lama makanan mereka datang.


Nisa memakan semua makana. yabg di pesannya Nisa hampir tidak sanggup menghabiskan semua makanannya tanpa sisa... Eric hanya santai melihat tingkah istrinya seperti Tidak di beri makan olehnya Nisa emba belom sarapan dan juga Nisa lagi kesal pada Dirinya dan pria di hadapannya bagi Nisa porsi di restoran itu dikit tidak seperti di pinggir jalan.


"Aku ingin pulang." ucap Nisa. Eric langsung ikot Nisa dari belakang sampai ke mobil.

__ADS_1


__ADS_2