TerPaksa Menikahi Duda...

TerPaksa Menikahi Duda...
Episode enam puluh lima...


__ADS_3

Pagi ini Nisa tidak ada jadwal kuliah siang baru Nisa ada jadwal kuliah karena sudah semester akhir Nisa hanya sibuk untuk menyiapkan skripsinya saja.... Melihat ponselnya lalu menscrol nomor ponsel di layar ponselnya tapi Nisa tidak jadi menghubungi seseorang...


"Bil... Maafin aku." ucap Nisa menatap ponselnya, iya Nisa ingin menghubungi Billi tapi Nisa tau Billi sangat kecewa padanya.


"Nis... Kamu sudah bangun nak.?" Tanya Rina mengetuk pintu kamar Nisa.


"Sudah bu..." ucap Nisa lalu membuka pintu kamarnya...


"Yuk sarapan dulu." ajak bu Rina.


"Bu... " ucap Nisa memanggil ibu nya.


"Ada apa nak.?" Kata Rina.


"Bu, Billi pasti marah oada Nisa ?" ucap Nisa.


"Nanti setelah sarapan kamu telepon Billi ajak dia bicara sayang." ucap Rina.


"Bu, Nisa tidak enak sama Billi bu, dia sudah baik sama Nisa dan Ibu." ucap Nisa...


"Nis, kamu jangan mencintai seseorang karena kasian Nis, bila kamu tidak mencintai Billi jangan kmau paksa sayang..." ucap Ibu Rina.


"Nisa kira bila Nisa jadi pacaran Mungkin Nisa akan cinta pada Billi." ucap Nisa..

__ADS_1


"Tidak sayang, buktinya kmau dan Billi sudah lama bersama tapi hati kamu belum bisa mencintainya bukan.?" ucap Bu Rina.


"Iya bu..." Nisa menganggukkan pala benar apa yang di ucapkan oleh ibu nya benar dirinya dan Billi sudah hampir 4tahun bersama tapi di hati Nisa tidak ada tumbuh benih cinta.


Selesai sarapan Nisa menelepon sahabatnya Ririn meminta Ririn menjemput dirinya karena Nisa malas membawa motor hari ini, dan juga motor kana di pakai ibu Rina ke pasar...


"Nis, kamu kenap.?" Ririn yang melihat Nisa sangat lesu...


"Aku pusing Rin... Rasanya aku mau sembunyi di lobang semut aja." ucap Nisa ngasal.


"Emang kamu muat.?" ucap Ririn.


Nisa menatap Ririn dirinya lagi tidak fokus untuk di ajak bicara dan becanda saat ini... Saat Nisa lagi ingin berbicara sam Ririn tiba tiba Ponsel Nisa berbunyi panggilan Vidio call dari Jihan sahabatnya itu yang merupakan kekasih Rian sahabat Eric...


"Assalammualaikum dulu Rin..." ucap Jihan.


"Maaf... Jadi kamu kesini apa kita ketemu di kampus saja.?" ucap Ririn.


"Kayaknya di kampus saja ya, soalnya aku pergi sama kakak ku Rin." ucap Jihan.


"Baiklah Kalau gitu..." ucap Ririn ingin mematikan panggilan Jihan... Lalu di tahan oleh Jihan


"Rin tunggu dulu, aku mau bicara sama Nisa.

__ADS_1


" Ada apa Ji.?" tanya Nisa...


"Nis, benar kamu sudah tunangan dengan Eric.?" ucap Jihan.


"Iya..." ucap Nisa lemas...


"Apa tunangan.? Kamu jelaskan pada ku Nis..." ucap Ririn.


"Aku juga bingung malam itu oma Maria langsung menyuruh ku naik ke atas panggung." ucap Nisa.


"Jadi bagaimana dengan Billi, bukannya dia mengantar kamu Nis.?" ucap Ririn.


"Kamu tega Nis... Kamu permainkan perasaan Billi." ucao Ririn...


"Tidak Rin, aku juga ini lagi ingin bicara sama Billi tapi aku tidak tahu harus menghubunginya atau apa." ucap Nisa.


"Kamu harus jelasin Nis biar bagaimana Billi harus kamu jelaskan Nis." ucap Ririn.


"Betul itu Nis apa kata Ririn." ucap Jihan...


Nisa hanya menganggukkan kepala nya tanda setuju... Nis juga sebenarnya ingin jelaskan pada Billi tapi dia tidak berani, Nisa tau Billi pasti kecewa padanya Nisa terima bila Billi marah pada dirinya....


#Terimakasih sahabat manggatoon yang sudah mendukung dan saya juga terimakasih atas komen serta jempol yang di beri sayang sangat terima kasih banyak atas dukungan kalian sema pencinta novel....

__ADS_1


__ADS_2