TerPaksa Menikahi Duda...

TerPaksa Menikahi Duda...
episode sembilan puluh dua...


__ADS_3

Bukan Tasya saja yang terkejut di salam ruang VIP sudah ada mami, dady dan adik perempuan Rommy yang menunggu mereka, keluarga Tasya mami, papi, oma serat Eric dan Nisa jiga kaget bahwa mereka sudah di Tunggu oleh Mami Viona dan dady Jefry sarta adik perempuan Rommy yang bernama Reynia.


"Maaf nyonya Viona kita baru sampai." Ucap Mami Maya..


"Ngak apa apa Jeng lagian kita baru sampai... iya Kan Dady.?" ucap Mami Viona.


"Iya.. " Ucap Dady..


"Baru sampai apa nya kita sudah 1 jam disini." Ucap Reynia adik Rommy yang berusia 19 tahun ini...


"Reynia." Ucap Rommy.


" Sudah tidak apa, maaf ya Reynia kita telat." Ucap Maya.


"Tidak apa apa kok mami Maya." Ucap Reynia...


"Ini pasti kak Nisa dan kamu pasti kak Eric suami kak Nisa... Ganteng juga." ucap Reynia.


Hahaha... Semya pada ketawa makanan pun datang satu persatu sudah tersaji di meja makan... Rommy membuka suara memulai percakapan inti ke hadiran kedua keluarga tersebut...


"Maaf saya sudah meminta waktu kalian, terimakasih kalian sudah mau datang." Ucap Rommy.

__ADS_1


"Saya harap kali ini Tasya Hermawan akan menerima saya sebagai pendamping hidupnya sahabatnya serta teman sehidup semati." ucap Rommy yang penuh harap...


Semua diam Eric, Nisa, oma, papi Serta mami Maya karena semua keputusan ada di tangan Tasya, rumah tangga dab kehidupannya Tasya sendiri yang menentukannya mami atau papi nya Tidak bisa ikot campur.


Mami Maya hanya tersenyum pada putri nya itu menggenggam tangan sang putri... Tasya membalas lalu Melihat ke papi Devan, Oma lalu ke Eric...


"Iya saya mau." Ucap Tasya berhap kali ini keputusannya Tidak salah lagi... Yang pertama bukan akhir dati segalanya.


Mami Viona senang cinta putranya terbalas dady Jefry senang di a sebentar lagi you nya Seorang memantu Mungkin bisa segera memberinya cucu... Karena sahabatnya sudah memiliki cucu.


"Dady senang kamu mau menerima kekurangan anak Dady Tasya, Dedy harap Rommy bisa bahagiain kamu." Dady Jefry.


Rommy tersenyum lalu mencium punggung tangan Tasya... Oma senang akhirnya Tasya punya pendamping hidup Oma berharap Rommy bisa menjaga Tasya dengan baik dan selalu menjaganya.


"Oma harap kamu tidak mengecewakan oma ya Rom." Ucap Oma Maria.


"Iya oma, Rommy janji akab selalu menjaga Tasya dan membahagiakan Tasya." Ucap Rommy.


"Akhirnya Van kita bisa jadi kekuarga." Ucap Jefry ayah Rommy.


"Semoga anak kita bahagia." Ucap Devan.

__ADS_1


"Cantik sayang mami Maya tidak punya anak cowok lagi." Ucap Maya pada Reynia.


"Mami Maya kayaknya mendingan punya anak cewek saja soalnya kalau anak cowok wajahnya rata..." Uca Reynia merinding.


"Kamu ini." ucap mami Viona.


"Hahaha." Nisa ketawa... Suaminya di bilang muka rata.


"Maaf sayang habis Reynia benar." Ucap Nisa.


"Ck... " Eric berdecak kesal dia sudah merasa bosen.


"Jadi kita putuskan bulan depan resepsi." Ucap Oma Maria.


"Oma, biar kami yang siapkan." Ucap mama Viona.


"Baiklah..." Kata Oma mengalah pada mami Viona karena siapa saja sama saja lagian Rommy kan anak lelaki tertua mereka...


SAMPAI DISNI YA KISAH NYA KAK TASYA... Maaf bila ada salah kata dan karakter atau salah pengucapan maklum lagi belajar membuat cerita agar kalian suka dan menghibur...


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2