
Maya menceritakan apa yang terjadi pada Dirinya saat itu ke Devan dari A sampai Z, Maya rasa tidak ada yang ketinggalan sampai akhirnya dia di rumah sakit dan harus melahirkan lebih awal.
"Mas aku pikir kamu sama wanita itu, saat aku kejar Sarah tidak menghiraukan kan aku sepertinya dia sudah menaruh sabun sehingga aku terpeleset..." ucap Maya...
"Aku akan menyelesaikan nya sayang... Kamu tenang saja." ucap Devan...
"Maaf kan aku." ucap Devan pada perasaannya yang merasa bersalah membiarkan Maya oergi tanpanya.
"Aku terlalu cemburu mas, karena dia bilang kamu menunggunya di hotel..." ucap Maya. Devan menenangkan istrinya itu...
...#####...
Sudah seminggu Maya di rumah Devan yang selalu membantu Maya menjaga bayi mereka yang di beri Mama DERRYC HERMAWAN yang di panggil dengan nama ERIC... Maya sangat menikmati perannya menjadi ibu, dari begadang bangun pagi dan kesiangan menyiapkan bekal untuk Tasya dan Papi nya karena Devan semenjak ada Maya selalu membawa bekal.
"Sayang, biar nanti bibi yang kerjain kamu Jangan terlalu capek." ucap Devan.
__ADS_1
"Emang kamu sudah tidak mau bawa bekal lagi, kamu tidak suka masakan aku lagi mas.?" ucap Maya maklum wanita habis lahiran lebih sensitif.
"Bukan gitu sayang aku hanya tidak mau kamu sakit." ucap Devan.
"Alasan kamu saja Mas..." kata Maya yang sudah mgambek langsung lari ke kamar, terpaksa Devan mengejar Maya walau sebenarnya Devan tidak suka situasi ini...
"Sayang, aku..." ucap Devan belom selesai Maya suda marah lagi.
"Kamu pasti suka beli makan diluar kan mas Walau aku sudah membawakan bekal buat kamu, atau masak kan aku sudah tidak enak lagi mas.?" ucap Maya menangis...
"Bukan, gitu sayang aku hanya mau kamu fokus sama anak anak saja jangan terlalu cek biar bibi yang kerjain, kamu boleh bawain aku bekal masak buat kami kalau kami sempat aku kasian sama kamu sayang." ucap Devan.
Devan benar benar tidak habis pikir sama Maya istrinya selalu saja sensitif setiap niat baiknya membuat Maya berpikir yang aneh aneh... Jadi Devan hanya bisa mengalah ada istrinya itu.
"Baiklah mas, maafin aku ya mas." ucap Maya.
__ADS_1
"Tidak apa apa sayang, Aku pergi dulu." ucap Devan.
Malam pun tiba keluarga kecil Devan sedang asik makan malam, selesai makan Maya menbantu Tasya putrinya mengerjakan tugas kesenia dari kertas origami karena Tasya masih kecil makanya tidak ada les atau bimbel dulu karena ini keputusan Maya.
"Mami, Tasya senang tugas Tasya di kerjain sama mami." ucap Tasya.
"Mami senang karena Tasya suka." ucap Maya.
Sementara Devan lagi sibuk bermain dengan Eric yang belom mau tidur itu Eric tidak pernah rewel atau begadang Jadi pasangan suami istri ini sangat menikmati waktu nya paling bangun karena haus atau pub yang membuat Eric bangun...
"Eric kamu belom mau tidur sayang.?" ucap Devan sambil menjaga Eric dia sibuk dengan laptopnya juga...
"Kamu mau nunggu Mami ya.?" ucap Devan lagi walau tak dapat jawaban dati putranya Devan tetap mengajaknya bicara.
"Papi juga lagi nunggu mami." ucap Devan sementara Eric hanya asik dengan tangannya untuk masuk ke mulutnya.
__ADS_1