
Billi yang di hentikan oleh Ririn, melihat Nisa yang tidak keberanian terpaksa sahabatnya itu yang turun tangan menghentikan langkah Billi... Agar memberi Nisa untuk berbicara agar semuanya jelas tidak ada permusuhan atau apalah...
"Bill... Tunggu Nisa ingin bicara." ucap Ririn. Billi berhenti dan menoleh ke arah Nisa yang lagi berdiri seperti patung.
"Aku sibuk." ucao Billi.
"Aku minta maaf.." ucao Nisa langsung membuat Billi mendekat ke arah Nisa.
"Maaf maaf mu tidak aku terima." ucap Billi lalu pergi meninggalkan Nisa dan Ririn.
"Rin..." ucap Nisa.
"Sabar Nis, aku yakin Billi akan memaafkan kamu." ucap Ririn.
"Kalian disini..." ucap Jihan.
"Kenapa kamu cari kita.?" tanya Ririn.
"Aku cari Nisa..." ucap Jihan.
"Ada apa Ji...?" tanya Nisa.
"Apa benar kamu dan Deric, tunangan Nis.?" ucap Jihan.
__ADS_1
Nisa hanya menganggukkan pala nya tanda benar apa yang di ucapkan oleh Jihan diriny sudah bertunangan denga Deric Hermawan pewarus tunggal perusaahan. Hermawan yang memiliki cabang dimana mana...
"Kenapa kamu tidak senang di luar senang Nis.? di luar sana para cewek antri ingin jadi kekasihnya atau bisa tidur dengannya." ucap Jihan.
"Sepertinya kamu tahu banyak tentang dia." ucap Nisa.
"Rian yang kasih tahu aku... Dia juga baru putus sama ceweknya Nis..." ucap Jihan lagi... Nisa yang mendengar itu langsung menatap Jihan...
"Kata kamu apa dia punya pacar dan baru putus.?" kata Nisa.
"Iya baru putus karena pacarannya selingkuh Nis..." ucap Jihan lagi.
"Dia yang kata kamu banyak Cewek mau sama dia di selingkuhi.?" Ucap Nisa dan Ririn bersamaan.
Mereka sudah sampai di dalam kelas karena hari ini adalah dosen pembimbing maya kuliah yang di ambil Nisa dan teman temannya... Nisa hari ini sangat tidak konsen mengikuti mata kuliah... Jam pulang pun tiba Nisa segera ingin Lo ulang kerumah karena dirinya harus kerja nanti sore.
"Gila cowok itu keren banget... Gue rela putusin si Bobi demi dia." ucap salah satu mahasiswi yang lewat di depan Nisa dan Ririn serta Jihan membicarakan pria di kampus mereka di parkiran.
Dreet....
Dreeetttt.... Ponsel Jihan berbunyi segera Jihan angkat karena itu panggilan dati Rian kekasihnya...
"Hallo..." ucap Jihan.
__ADS_1
"Aku sama Eric di kampus kamu... Ajak sahabat kamu Nisa." ucap Rian...
Jihan melihat ke arah Nisa, Nisa yang bingung kenapa Jihan menatapnya sambil menerima ponsel... Lalu mematikan panggilan nya.
Bruk....
"Auw..." Kata Nisa. Saat di lihat Billi yang dintabrak Nisa...
"Sekarang kamu tidak perlu jelaskan apa apa lagi pada ku." ucap Billi.
"Kenapa, tapi kamu salah paham Bil, aku." ucap Nisa terhenti karena ada seseorang memanggil namanya...
"Sayang... Aku sudah lama nunggu kamu." ucap Eric yang merangkul pinggang Nisa dan tersenyum semanisnya membuat wanita menatapnya terpesona tapi langsung patah hati karena mereka kira Eric dan Nisa kekasih sungguhan.
"Kamu.?" ucap Nisa.
"Saya permisi." ucap Billi...
"Bil..." saat Nisa ingin memanggil Billi baru sadar ada Eric...
"Kamu, kenapa kamu lakukan ini.?" ucap Nisa.
"Saya kan mau jadi tunangan yang baik." Kata Eric sambil ketawa lalu meninggalkan Nisa...
__ADS_1
Jihan mengajak Nisa dan di ikot i oleh Ririn... Mereka menuju ke parkiran kampus... Rian menyuruh Nisa dan Jihan masuk sementara Ririn langsung pamit balik pulang...