
Maya ke siangan untung saja ini hari sabtu Tasya todak sekolah... Maya yang melihat kedua orang yang di cintai nya masih tidur dengan nyenyak Maya segera mandi dan pergi ke dapur, yang libur Tasya bukan papi nya Tasya Devan...
"Mas, bangun." ucap Maya pelan sambil menggoyangkan Devan.
"Ada apa sayang.?" ucap Devan yang masih menggeliat dan menutup matanya.
"Kamu tidak ke kantor.?" ucap Maya.
"Tidak, aku masih ngantuk." kata Devan melanjutkan tidurnya.
"Kamu ini, mentang mentang bosnya seenkanya..." kata Maya... Lalu membiarkan suaminya istirahat lagi karena Maya tahu suaminya pasti capek kemaren hampir satu hari dirinya di mall.
Maya turun ke bawah saat sampai di tangga akhir terdengar suara seorang memanggil namanya... Maya menoleh ke arah pintu rumahnya itu untuk melihat siapa pagi Pagi yang bertamu ke rumahnya...
" Pagi Maya...." ucap Mama Maria. yang memanggil menantu nya itu...
"Mama, kenapa mama kesini tidak bilang sama Maya." ucap Maya pada Mama mertuanya itu.
"Hallo Devina, hai Jimmy... kak Roy." ucap Maya memberi salam oada Devina dan suaminya...
"Aunty mana Tasya." ucap Jimmi.
"Tasya masih tidur bersama Papi nya." ucap Maya.
__ADS_1
"Kenapa Tasya jadi pemalas bangun siang." ucap Jimmi.
"Sudah kita tunggu Tasya bangun." ucap Roy.
"Iya Papi..." Kata Jimmi lemas lesu karena tidak ada temen bermain.
"Mama kangen sama Kamu May, makanya mama kesini." Ucao Devina.
"kamu tidak kangen aku juga.?" ucap Maya oada Devina.
"Aku kangen sama ponakan aku, hei sayang kau betah banget ya di perut mami kamu cepat keluar." ucap Devina di perut Maya.
"Kamu ini Vin ada ada saja." ucap mama Maria menepak lengan Devina pelan.
"Iya mama kita kan mau main sama baby mungil ini." ucap Devina.
"Aunty,,, uncle Roy, oma selamat pagi." ucap Tasya.
"Ini sudah mau jam 10 jadi sudah mau siang." ucap Jimmi melihat jam tangannya.
"Biarin." kata Tasya.
"Kalau gitu saya ke dapur dulu mau siapkan sarapan. " ucap Maya.
__ADS_1
Maya pun ke dapur untuk melihat sarapan yang di buat oleg pelayan di rumahnya... Meski kesiangan Maya tetap selalu membantu pelayan di dapur walau Sekarang telat karena sarapan mereka sudah mau jadi tinggal siap di hidangkan di meja...
Pagi ini sangat ramai semua keluarga kumpul... Mama Maria datang Ke rumah Devan dan Maya adalah untuk memastikan perlengkapan bayi yang di beli oleh Maya Sudah benar apa belom untuk menyambut kelahiran bayi Mereka.yang tinggal beberapa minggu lagi.
"Sudah memastikan Maya dan Devan untuk menyiapkan nama calon anak mereka." ucap Mama Maria.
"Sudah ma, kami sudah sepakat dengan nama anak kami ma, dan Maya juga setuju ma." ucao Devan.
"Syukurlah.... Kamu sudah mengosongkan jadwal kamu Van untuk beberapa minggu ini Van.?" ucap Mama Maria.
"Sudah mah." ucap Devan.
" Jadi Robby dan istrinya menempati rumah kamu Van.?" ucap Mama Maria.
"Iya mah..." ucap Devan.
"Untung Kak istrinya mau dan mertuanya izinin kak.?" ucap Devina.
"Mertua nya ikot tinggal, " Ucap Maya menyambung pembicaraan Devina dan Devan... Mereka makan sambil bercerita di meja makan...
"Apa, benar benar mertuanya." ucap Devina kesal mendengarnya....
BERSAMBUNG.....
__ADS_1
Terimakasih sudah mau mampir membancanya , Maaf bila saya ada salah kata dalam penulisan... Saya ingin cepat menyelesaikan cerita ini taoi maklum. otak saya terbatas jadi sulit memikkirkan cerita Devan dan Maya agar kalian suka dam mendukumg saya ... Saya suka dengan jempol lime kalian serta komen kalian baik saran negatif atau positif tapi saya selalu terima apa saran dari temen pembaca, kalian karena Tanpa kalian tidak akan ada cerita baru dari saya...
Saya tunggu jempol dan komen dati kalian.... Terimakasih banyak.