
Jantung Nisa berdebar kencang tidak sia sia penantiannya cintanya kini terbalas oleh sang suami setelah mereka menikah... Makan malam romantis ini berjalan dengan lancar Nisa sangat happy karena Eric juga sangat mencintainya cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan rumah tangganya tidak seperti neraka yang di bayanginya dan yang di ucapkan temennya.
"TERIMAKSIH." ucao Nisa.
"Aku yang terimakasih kamu masih mencintai ku." ucao Eric.
"Awalnya aku takut kamu akan menolak pernikahan ini setelah kamu memutuskan hubungan kita sedih ak waktu itu." ucap Eric.
"Aku cemburu, justru aku takut kamu yang akan menikah dengan wanita lain." ucap Nisa.
Eric mencium punggung tangan Nisa istrinya lalu mengajak Nisa berdansa awalnya Nisa menolak karena tidak bisa dan tidak terbiasa... Mereka sangat romantis semua yang melihat pasti akan iri kedua mata mereka juga saling menatap dengan lembut.
"Aku mau masak dulu." ucap Nisa Pagi ini tapi Eric tidak memberinya bangun ingin selalu di ranjang.
"Kita pesan saja." ucap Eric yang memang sudah bucin...
"Kita kan besok balik sayang makanan di dalam kulkas... Aku juga mau beli oleh oleh buat mami Maya, Ibu , kak tasya dan Oma." ucap Nisa.
__ADS_1
"Baiklah." ucap Eric lesu tapi dirinya langsung mengangkat sang istri ke kamar mandi kini mereka mandi berdua.
"Sayang turunin aku bisa jalan sendiri." ucap Nisa.
"Kita mandi bareng..." ucap Eric.... Nisa tau ini bukan mandi bersama pasti Eric akan berbuat hal nakal lagi.... Nisa merangkul kan tangannya melingkar di leher Eric suaminya dia tersenyum kini mereka sudah di kamar mandi 1 Jam di kamar mandi pun selesai benar yang di pikir Nisa mereka bukan mandi..
"Seperti nya kamu akan segera cepet hamil." ucap Eric...
"Kamu segera cepet hadir ya.... Aku menantikan kamu disini." ucap Eric di dalam perut Nisa.
karena besok mereka sudah balik di hati Nisa tiba tiba muncul ke raguan terlihat di wajahnya Eric menghampiri sang istri dan bertanya padanya.
"Kamu kenapa.?" ucap Eric menghampiri sang istri yang lagi duduk di meja makan.
"Aku sepertinya tidak ingin balik." ucap Nisa.
"Kenapa.?" tanya Eric bingung tadi Pagi istrinya itu tang semangat ingin balik.
__ADS_1
"Aku takut, kamu berubah setelah balik dari sini." ucap Nisa sementara Eric tertawa baru kali ini Nisa melihat suaminya tertawa terbahak... Eric mnecubit hidung sang istri...
"Kamu mau aku berubah jadi apa.?" ucap Eric...
"Aku serius aku takut kamu nanti jadi dingin pada ku." ucap Nisa.
"Kok bisa.?" ucap Eric.
"Malas aku bicara sama kamu." ucap Nisa ke teras hotel itu... Eric yang masih duduk di bangku melihat sang istri ngambek sangat menggemaskan dan lucu bagi Eric...
"Kamu jangan marah." ucap Eric menghampiri Nisa dan memeluknya dari beklakang .
"Aku tidak akan pernah berubah aku masih sangat mencintai kamu." ucap Eric.
"Janji." ucap Nisa mengeluarkan jari kelingkingnya, Eric yang melihat mengerutkan keningnya lalu melingkarkan kelingkingnya juga dan m cium bibir Nisa...
BERSAMBUNG.....
__ADS_1